Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Sumtim: PT. MSM tidak ditolak warga
Regional NTT

Bupati Sumtim: PT. MSM tidak ditolak warga

By Redaksi17 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com-Gidion Mbiliyora (GBY), bupati Sumba Timur mengatakan, PT. Muria Sumba Manis (MSM), tidak ditolak oleh warga Desa Wanga, Kecamatan Umalulu. Pasalnya sebelum melakukan investasi di lokasi itu, pihak PT. MSM telah melakukan sosialisasi kepada warga.

“Kalau ada yang sempat protes itu benar. Pertama itu di daerah sana ada marga Luku Walu, tetapi itu persoalan internal di marga mereka. Ada empat orang di marga Luku Walu, yang dua itu dari awal mereka sudah sepakat. Hanya dua orangnya lagi yang belum sepakat,” katanya seperti dilansir tribunnews.com, (15/11)

BACA: Investasi PT. MSM Berdampak pada 583 Ha Sawah Masyarakat Sumba Timur

Menurut Gideon, persoalan itu telah diserahkan kembali kepada para pihak terkait untuk diselesaikan secara internal. Suku Luku Walu diminta untuk membuat kesepakatan terlebih dahulu. Sementara pihak pemerintah maupun investor tidak campur tangan.

Apabila kedua belah pihak sudah mencapai kesepakatan bersama, lanjut Gieon, langkah selanjutnya dibawa ke Raja Pau untuk ditindak lanjuti. Pasalnya, waktu proses penyerahan lahan dilakukan oleh Raja Pau, ada juga perwakilan dari marga Luku Walu.

“Jadi kita minta mereka sepakat dulu di marga mereka sendiri, baru dibicarakan dengan Raja Pau karena waktu penyerahan yang lalu marga itu ada juga. Raja Pau serahkan ke perusahaan dan marga itu ada juga. ” kata Gideon.

Lebih lanjut GBY mengatakan, “Terkait inevstasi di Sumba Timur, seperti PT. MSM di Desa Wanga dan sejumlah tempat lain, saya kira selama ini masyarakat sudah terbantu, dengan apa yang dilakukan oleh investor karena menyerap tenaga kerja.” jelasnya. (VoN)

Foto Feature: Bupati Sumba Timur

 

Sumba Timur
Previous ArticleLMND Tuntut Unimor Transparan Dalam Pemberian Beasiswa
Next Article Jasad Angelinus Ditemukan, Deno Akan Beri Penghargaan Kepada Tim SAR

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.