Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Gali Bakat Pesepak Bola, Pemuda Bijaepasu Gelar Turnamen King Miomafo Cup
Regional NTT

Gali Bakat Pesepak Bola, Pemuda Bijaepasu Gelar Turnamen King Miomafo Cup

By Redaksi8 April 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Landelinus Meta Kono (mengenakam kemeja biru) selaku sponsor kegiatan saat bersiap-siap menendang bola pertama tanda dimulainya turnamen King Miomafo Cup
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Para pemuda Desa Bijaepasu, Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten TTU menggelar turnamen sepak bola King Miomafo Cup.

Turnamen dalam rangka menggali bakat pesepak bola itu resmi dibuka pada Minggu (08/04/2018).

Selain itu, pertandingan yang berakhir hingga 29 April mendatang itu dibuat untuk mencari bibit-bibit pemain sepak bola di wilayah Kecamatan Miomafo Tengah dan Miomafo Barat.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, turnamen akan diikuti oleh 12 tim yang berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Miomafo Tengah dan Miomafo Barat.

Arkadius Banase, Ketua panitia penyelenggara turnamen menegaskan, tujuan utama pertandingan tersebut yakni untuk menggali bakat kaum muda terutama di bidang olahraga.

Selain itu dengan digelarnya pertandingan ini diharapkan juga semakin mempererat rasa solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat.

“Intinya untuk menggali bakat kaum muda di bidang sepak bola dan juga untuk menjalin rasa persaudaraan. Jadi tidak boleh ada ribut-ribut,” kata Arkadius dalam sambutannya saat acara pembukaan kegiatan yang digelar di lapangan depan kantor Camat Miomafo Tengah itu.

Kata dia, pertandingan akan memperebutkan sejumlah hadiah.

Untuk juara I mendapat piala bergilir dan uang Rp 3 juta. Juara II dan mendapat satu buah piala dan uang Rp 2 juta. Juara III mendapat satu buah piala dan uang Rp 1 juta.

Selain itu, untuk juara terbaik dan top score, masing-masing, mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu.

Ferdinandus Meol, penasehat tim panitia berharap agar keamanan dan kerukunan dapat terjaga saat kompetisi ini berlangsung.

Hal tersebut penting agar pertandingan dalam rangka pencarian bibit-bibit muda yang berprestasi di bidang olahraga dapat tercapai.

Sebab itu, Ferdinandus menyampaikan terima kasih kepada Landelinus Meta Kono, selaku sponsor kegiatan yang telah rela mengucurkan dana untuk turnamen.

“Terima kasih buat pak Lande, putra asal Bijaepasu yang meskipun sudah bertahun-tahun tinggalkan daerah ini untuk merantau ke Jakarta, tapi saat ini masih ingat untuk pulang membangun kampung, terima kasih atas suportnya,” tutur Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten TTU tersebut.

Terpisah, Landelinus Meta Kono diwawancarai VoxNtt.com usai acara pembukaan mengaku, keinginannya menyuport turnamen yakni untuk menggali bakat-bakat kaum muda di bidang sepak bola.

Lande mengaku, dirinya memiliki jaringan hingga ke KONI provinsi dan pusat.

Sehingga ia bermimpi agar dari turnamen ini bisa bermunculan bibit-bibit pemain sepak bola yang dapat diorbitkan hingga ke tingkat nasional.

Lande sendiri tidak menampik kalau apa yang dilakukannya ini juga memiliki kepentingan politik menyongsong pemilu legislatif 2019 mendatang.

Namun demikian, ia menyuport turnamen bukan hanya upaya pencitraan semata. Tetapi lebih dari itu yakni agar Lande dapat memahami kebutuhan riil masyarakat. Sehingga, dia bisa memperjuangkannya bila nanti terpilih sebagai wakil rakyat.

“Apalagi saya juga sebelumnya sudah melakukan beberapa kegiatan lain seperti pengembangan kacang hijau serta jahe merah dan berbagai kegiatan lain,” katanya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleBKH Temui PKL di TTU, Relawan Muda Bersihkan Pantai Oesapa Kota Kupang
Next Article Polres Manggarai Diminta Transparan Ungkap Nomor dan Jenis Peluru di Kepala Ferdy

Related Posts

Hujan Lebat Picu Jalan Nasional Ruteng–Reo Retak dan Nyaris Putus

8 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
Terkini

Hujan Lebat Picu Jalan Nasional Ruteng–Reo Retak dan Nyaris Putus

8 Maret 2026

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.