Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2018, Nagekeo Dapat Bantuan 104 Unit Rumah
Regional NTT

Tahun 2018, Nagekeo Dapat Bantuan 104 Unit Rumah

By Redaksi7 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Liputan6)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Tahun 2018, Kabupaten Nagekeo mendapatkan bantuan sebanyak 104 unit rumah.

Bantuan rumah tersebut diberikan kepada warga berpenghasilan rendah maksimal Rp 4 juta per-tahun.

Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Nagekeo, Lory Antonius mengatakan, bantuan rumah ini diberikan oleh pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 1.637.592.000 (satu miliar enam ratus tiga puluh tujuh juta lima ratus sembilan puluh dua ribu rupiah).

Sebanyak 104 unit rumah tersebut, kata Antonius, akan membantu warga pada empat desa di dua kecamatan yakni; Boawae dan Aesesa.

Di Kecamatan Boawae yakni di Desa Nagerawe dan Focolodo Rawe.

Sedangkan di Kecamatan Aesesa yakni di Desa Tadamude dan Tedakisa.

Aloisius mengatakan, masing masing desa akan mendapatkan bantuan rumah sebanyak 26 unit. Anggarannya masing-masing rumah senilai Rp 15 juta.

Menurut dia, bantuan rumah oleh pemerintah pusat dalam rangka peningkatan kualitas rumah layak huni bagi warga yang berpengahsilan rendah.

Lebih lanjut jelas Antonius, warga yang mendapatkan bantuan berdasarkan nama-nama yang dikirim oleh pemerintah desa.

Setelah nama-nama calon penerima dikirim, petugas kemudian melakukan pengecekan lapangan.

Hal-hal yang diperiksa, antara lain, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, dan sertifikat tanah atau surat keterangan tanah dari desa.

Dia berharap kepada penerima bantuan agar mempersiapkan material lokal seperti, batu dan kayu. Sebab, bantuan ini hanya bersifat peningkatan kualitas rumah yang layak huni.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleDesa Nagerawe dan Focolodo Rawe Masih Terpencil, Ketua DPRD Provinsi NTT Kaget
Next Article Dituding Tidak Berinovasi, Ini Sikap Para Kadis di Belu

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.