Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Lebih dari 24 Jam, Pencarian Korban di Pantai Bita Ende Belum Berhasil
NTT NEWS

Lebih dari 24 Jam, Pencarian Korban di Pantai Bita Ende Belum Berhasil

By Redaksi14 Mei 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Lebih dari 24 jam, Achmad Hasan (39), korban yang diseret ombak di Bita Beach, Kabupaten Ende, NTT, belum ditemukan. Belum diketahui nasib warga Paupire yang sedang berwisata di pantai tersebut.

“Yah, pencarian mulai pukul 07.00 Wita sampai pukul 16.00 Wita. Kita belum menemukan korban,” kata Kepala BPBD Ende, Albert Yani, saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Senin malam.

Yani menjelaskan, ketinggian gelombang laut berkisar satu hingga satu setengah meter. Proses pencarian juga belum secara maksimal karena kondisi cuaca masih ekstrim.

Ia mengatakan, proses pencarian akan dilanjutkan besok, Selasa (15/5/2018) pagi pada pukul 06.00 Wita. Kemudian akan dibagi beberapa tim, baik tim penyisir di sepanjang pantai, tim di permukaan hingga tim pencarian di dasar laut.

“Kalau tadi kan, arus dasar laut masih sangat deras. Kita belum berani karena kondisi memang benar-benar ekstrim. Kita akan upaya besok lagi dan kita bagi beberapa tim nanti,” ucap Yani terpisah.

Saat ini, kata dia, pihaknya telah membuka posko di tempat kejadian. Posko tersebut sebagai pusat apabila warga atau para nelayan menemukan korban.

Baca: Cuaca Ekstrim, Warga Paupire Ende Diseret Ombak

“Kita belum berani memastikan kondisi korban. Yang jelas bahwa kita akan terus lakukan pencarian,” ucap Yani.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticlePemuda Lintas Agama Matim Bakar Lilin untuk Korban Pengeboman di Surabaya
Next Article Pemekaran Desa untuk Pendekatan Pelayanan Masyarakat

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Kuasa Hukum Gama Ferroh Desak Polda NTT Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Akun TikTok “Lika Liku”

8 Juni 2026

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.