Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Raja Ola Resmi Jadi Desa Persiapan
VOX DESA

Raja Ola Resmi Jadi Desa Persiapan

By Redaksi19 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pjs Bupati Nagekeo Kosmas D. Lana menyerahkan SK Bupati kepada PJS Kepala Desa Raja Ola, Yohanes Yakob Ndoen, Jumat (18/05/2018) (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Kabar gembira bagi warga Raja Ola, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo.

Pasalnya, pada Jumat, 18 Mei 2018, Pjs Bupati Nagekeo Kosmas D. Lana meresmikan Raja Ola menjadi desa persiapan.

Acara peresmian itu ditandai dengan penandatangan prasasti nama desa, pengguntingan pita, serta penyerahan SK Bupati Nagekeo tentang Pemekaran Desa Persiapan Raja Ola.

“Kami sangat bersyukur hari ini Jumat, Desa Persiapan Raja Ola diresmikan, sehingga akan mempermudah akses pelayanan, pembangunan dan lain-lain,” kata Ketua Forum Pembentukan Desa Persiapan Raja Ola, Yohanes Donbosco Pita Wea di Kampung Natalea, Kecamatam Boawae, Jumat siang.

Setelah Desa Persiapan Raja Ola diresmikan, Yohanes mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Nagekeo membentuk desa definitif.

Sebab menurut Yohanes pemekaran desa merupakan keinginan dan aspirasi masyarakat untuk mempermudah akses pembangunan.

Kepala Desa Raja, Yohanes Yakob Ndoen mengatakan, peresmian itu merupakan momen bersejarah bagi semua warga Desa Raja dan Desa Persiapan Raja Ola.

Sejarah tersebut terutama karena kerja sama dan komitmen semua warga sudah membuahkan hasil lewat acara peresmian.

Menurut Kades Yohanes, pemekaran bukan saja upaya untuk memisahkan diri dari desa induk.

Pemekaran desa juga bertujuan untuk mendekatkan pelayanan dan mempermudah akses pembangunan.

Karena itu, dia mengajak warga untuk berjuang bersama guna kemajuan Desa Persiapan Raja Ola tersebut.

“Perjuangan kita tidak berhenti sampai di sini. Mari kita teruskan. Karena kita butuh kemajuan dan percepatan pembangunan,” ujar Kades Yohanes.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleDituding Tak Serius Tangani Kasus Selingkuh Iwan Obo, Ini Tanggapan BK DPRD Manggarai
Next Article Persiapan Debat Perdana Pilkada Nagekeo Sudah Mencapai 80 Persen

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.