Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Putra Kasie Pidsus Kejari TTU Diduga Jadi Korban Penculikan
HEADLINE

Putra Kasie Pidsus Kejari TTU Diduga Jadi Korban Penculikan

By Redaksi28 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Richad Mantolas (4), putra Kasie Pidsus Kejari TTU yang diduga menjadi korban penculikan (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Richad Mantolas (4), putra kandung dari Kasie Pidana Khusus Kejari TTU Kundrat Mantolas diduga kuat telah menjadi korban penculikan pada Senin, 28 Mei 2018, sekitar pukul 07.00 Wita.

Dugaan penculikan Richad terjadi di depan rumah pribadi Kundrat Mantolas yang beralamat di Perumahan Budianto Sejahtera Bersama, Blok D, No 38 Jl. Fatudela II, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, sebelum hilang Richad bersama adik dan asisten rumah tangga (ART) keluar dari rumah. Mereka ke sebuah warung yang terletak di samping rumah untuk berbelanja.

Saat itu, di depan rumah Kasie Pidsus Kundrat Mantolas tampak sebuah mobil Avanza berwarna putih sedang parkir. Di dalam mobil tersebut terdapat dua orang tak dikenal.

Salah satunya mengenakan jaket dan muka ditutupi menggunakan masker.

Kedua orang tidak dikenal tersebut tampak mencurigakan lantaran beberapa kali mondar mandir ke warung, namun tidak membeli apapun.

Sesampainya di depan warung, adik Richad malah berlari terus ke bagian belakang. Sang ART pun mengikutinya dan Richad ditinggal sendirian.

Saat ART dan adiknya kembali, Richad hilang di depan warung dan mobil Avanza tersebut juga sudah tidak ada lagi.

Pihak keluarga yang mengetahui hal tersebut langsung melaporkan ke Polsek setempat.

Kasie Pidsus Kundrat Mantolas saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui telepon membenarkan adanya dugaan penculikan yang menimpa putranya tersebut.

“Ia benar om tadi pagi sekitar jam 7, makanya saya sementara dalam perjalanan ke Kupang sekarang,” ungkapnya.

Hingga kini ia tidak ingin menduga-duga pihak mana yang menjadi dalang di balik aksi penculikan tersebut.

Keluarga kata Kundrat telah mengambil sikap dengan membuat laporan polisi ke Polsek Oebobo dengan harapan putranya segera ditemukan.

“Saya tidak mau menduga-duga siapa yang culik, tapi tadi juga kita sudah laporkan kejadian ini ke Polsek Oebobo, tolong dibantu biar bisa cepat ketemu,” pintanya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleDoa Masyarakat Golewa Selatan untuk Harmoni
Next Article Tahun 2017, Laba Bank NTT Mencapai 246 Miliar

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.