Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»KPS dan Air Mata Sang Tokoh Adonara
NTT NEWS

KPS dan Air Mata Sang Tokoh Adonara

By Redaksi9 Juni 20185 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Maruf Tokan, Tokoh Masyarakat Adonara yang menangis di hadapan ribuan massa kampanye Paslon Cagub, Cawagub NTT dari Paket Harmoni di Adonara, Rabu (06/06/2018).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Larantuka, Vox NTT– Menangis karena sedih atau kecewa itu biasa. Bahagia sampai menangis barulah sesuatu yang langka.

Begitulah kira-kira ungkapan yang tepat bagi seorang Maruf Tokan, Tokoh Masyarakat Adonara yang menangis di hadapan ribuan massa Kampanye Paslon Cagub, Cawagub NTT dari Paket Harmoni di Adonara, Rabu (06/06/2018).

Hari itu masih pagi, ribuan massa mulai memadati ruangan kema dan bangunan serba guna di Sagu, Adonara.

Ampera, sebuah group band lokal yang tanpil cukup apik menemani mereka dengan lagu-lagu perjuangan sejak pukul 08.00 Wita.

Mereka sedang menanti kehadiran Benny K. Harman dalam peluncuran “Kartu Petani Sejahtera (KPS)” yang merupakan salah satu program unggulan dari Cagub yang berpasangan dengan Cawagub Benny A. Lotelnoni, Wagub aktif saat ini.

Walau menunggu cukup lama, tetapi massa yang berjumlah sekitar 2000 itu enggan bergeser dari tempat duduknya, mereka setia menanti Cagub Benny bersama rombongan yang pagi itu baru menyeberang dari Larantuka, melewati arus kencang selat Palmerah.

Menempuh perjalanan hampir satu jam, Cagub dari Paslon nomor 3 itu akhirnya tiba bersama rombongan. Mereka disambut nyanyian Ampera dengan lagu “Tanah Ini”. Sorak tepuk tangan warga juga menyambut kehadiran mantan ketua komisi 3 DPR RI ini.

Suasana Pelanchingan KPS di Adonara

Kemunculan orang yang mereka nantikan sejak pagi itu bagai api semangat yang membakar gelora jiwa warga. Senyumannya laksana harapan, masa depan yang indah lewat optimisme dan gegap langkah yang mereka temukan dalam diri Benny K Harman.

Selama peluncuran KPS di berbagai tempat, massa yang hadir jumlahnya  fantastis, tidak pernah kurang dari dua ribu orang.

Di tempat lain orang merayakan peluncuran KPS dengan senyum sumringah, penuh kegirangan. Di Adonara, tangis haru tokoh masyarakat menampilkan sesuatu yang berbeda.

Tangisan itu muncul di tengah rasa bangga terhadap program yang dipresentasikan oleh lulusan doktor hukum Universitas Indonesia ini.

Maruf Tokan, adalah tokoh yang tak mampu membendung air mata harunya usai pemandu acara memberi kesempatan kepada massa yang hadir untuk menanggapi program yang baru saja dipresentasikan itu. Dengan tertatih-tatih Maruf maju dari barisan paling belakang.

Maruf Tokan adalah pensiunan guru yang mengenal sosok BKH dari balik layar televisi. Sekali ke Jakarta, ada niat bertemu Putra kebanggaan Flores itu saat dirinya menghadiri acara wisuda anaknya. Namun kesempatan itu belum berpihak.

Peluncuran adalah kesempatan istimewa baginya. Mimpi bertemu sang idola terwujud. Maruf yang mengaku bulu badannya merinding dan tak kuasa menahan air matanya usai mendengarkan Program yang dipresentasikan Politisi Demokrat itu secara sistematis dan detail.

Maruf menilai, progran yang diusung Harmoni sangat cemerlang. Dia pun begitu yakin, jika Paslon ini terpilih dan program-program itu terealisasi, mimpi NTT sejahtera pasti terwujud.

“Bahwa enam program itu merupakan program yang sangat brilian. Bulu roman saya berdiri,” ungkap Maruf dengan suara melengking sambil memperlihatkan tangannya.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI itu menurut Maruf adalah sesosok dengan karakter dan prinsip yang kuat. Pengakuan itu muncul setelah beberapa kali dia melihat dalam beberapa tanyangan televisi. Maruf menilai adalah suatu kekeliruan besar jika masyarakat NTT tidak memilihnya menjadi pemimpin.

“Siapa yang tidak kenal Benny Harman, orang kuat di Pusat, Politisi Demokrat. SBY sering memunculkan beliau dalam pembicaraan penting soal negara, di bidang keadilan dan budang hukum,” tegasnya.

Oleh karena itu, tokoh masyarakat Koli ini meminta kepada seluruh tim sukses dan Partai Pengusung Paslon ini untuk bekerja keras agar cita-cita besar mensejahterakan rakyat NTT itu dapat diwujudkan.

“Program-program ini sangat brilian sampai bulu roman saya berdiri, saya mau menangis,” tuturnya.

Tetapi dia menegaskan, program-program yang berilian ini harus diimbangi kerja keras tim sukses agar dapat menghantarkan Paslon ini menuju kemenangan.

“Ya, kita berharap tim sukses harus bekerja keras agar program-program ini teralisasikan saat Paslon ini menang,” ujar Maruf saat ditemui usai Peluncuran.

Pemuda Siap Dukung

Selain Maruf, Tokoh Pemuda setempat, Idris Adan juga mengapresiasi dan menyatakan kesediaannya mendukung Paslon ini. Hal ini disampaikan Idris di hadapan ribuan masa itu.

Adapun alasan Idris, karena program Paslon ini dianggap mampu meretas kemiskinan yang sudah lama menempatkan daerah ini sebagai juara tiga terbelakang setelah Papua dan Papua Barat.

Program KPS ini juga kata Idris memberikan peluang yang sangat lebar bagi petani dan generasi muda untuk menjadi wirausaha dengan mengelola potensi alam setempat.

“Kami Pemuda Adonara merasa bangga dengan program Bapak karena sangat berpihak pada masyarakat kecil. Kami siap mendukung Bapak dan memilih Paket ini,” ungkap Idris.

Sementara dalam pemaparannya, BKH menjelaskan enam manfaat KPS yakni:

Pertama, setiap rumah tangga tani akan mendapat modal usaha maksimal Rp.10 juta.

Kedua, KPS menjamin bantuan bibit, benih, pakan ternak, alat pertanian dan pupuk bagi petani tepat pada waktunya.

Ketiga, rumah tangga tani diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja.

“Di BLK petani diberi pengetahuan baru, manajemen dan mengolah hasil pangan kita,” kata BKH.

Keempat, pemerintah menjamin pembelian hasil pertanian sehingga harga komoditi petani dilindungi.

“Harga kita selama ini ditentukan oleh yang punya uang, sekarang saatnya petani punya nilai tawar” tegas BKH.

Kelima, menjamin asuransi gagal panen bagi petani yang mengalami bencana seperti hama, banjir, longsor, angin puting beliung, dan bencana lainnya.

Keenam, rumah tangga tani yang anaknya kurang mampu mendapatkan beasiswa dari pemerintah provinsi.

Penulis: Boni Jehadin

Flores Timur
Previous ArticleDPRD Ende Gunakan Dana 760 Juta untuk Bimtek di Jakarta
Next Article Blusukan ke Raimanuk, VBL Dapat Oleh-Oleh Dari Petani

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.