Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Ketua Komite Petani dan Nelayan Magepanda Ajak Petani Dukung Harmoni
Pilkada

Ketua Komite Petani dan Nelayan Magepanda Ajak Petani Dukung Harmoni

By Redaksi21 Juni 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
BKH saat blusukan ke persawahan milik petani di Cancar, Kabupaten Manggarai (Foto: Irvan/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Kartu Petani Sejahtera (KPS) yang disiapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Benny K Harman-Benny A Litelnoni (Paket Harmoni) dinilai menyentuh kebutuhan petani.

Hal ini diungkapkan Ketua Komite Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka saat dihubungi VoxNtt.com pada Selasa (19/6/2018).

Piet Paji mengajak petani di Sikka agar memilih paket Harmoni sebagi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023. Piet yang sempat mengikuti launching KPS di Magepanda beberapa waktu lalu tersebut mengaku hanya Harmoni yang menawarkan jalan keluar spesifik bagi petani.

“Saya sudah ikut beberapa Pilgub dan Pilbup tetapi hanya Harmoni benar-benar menyentuh kebutuhan petani,” tegasnya.

Menurutnya, selama ini petani NTT hanya dijadikan objek saat Pilkada. Setelah Pilkada selesai kebutuhan petani akan modal, teknologi, keterampilan, dan jaminan pasar tidak diurus pemerintah.

Kartu Petani Sejahtera memberika  jaminan akses petani terhadal sejumlah program bila Harmoni terpilih memimpin NTT 5 tahun ke depan. Setiap keluarga tani akan mendapatkan bantuan modal maksimal 10 juta, pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha di balai diklat, serta subsidi pembelian pupuk, pestisida dan alat pertanian.

Selain itu, keluarga tani mendapatkan jaminan pembelian hasil pertanian melalui BUMD, jaminan gagal panen serta beasiswa bagi anak-anak keluarga petani.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K

Sikka
Previous ArticlePolitisi Hingga Artis Nasional Akan Hadir Kampanye Akbar Paket MJ
Next Article Siapkan 35 Bacaleg, Ketua Hanura Sikka: Jangan Jadi Wakil Rakyat ‘Dudidu’

Related Posts

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.