Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Gubernur NTT Angkat Guru Kontrak di Rayon VII, Matim Terbanyak
NTT NEWS

Gubernur NTT Angkat Guru Kontrak di Rayon VII, Matim Terbanyak

By Redaksi3 Juli 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Screenshot SK Gubernur NTT tentang pengangkatan guru kontrak
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Beberapa pekan terakhir telah beredar luas lampiran nama-nama guru SMA/SMK di UPTD Rayon VII (Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur) yang diangkat menjadi tenaga kontrak provinsi NTT oleh Gubernur Frans Lebu Raya.

Keputusan tersebut bernomor: KEP/HK/2018 tentang pengangkatan guru dan tenaga kependidikan tidak tetap atas nama Yosefina Ome Tea,S.Pd dan Kawan-kawan SMA/MA/SMK/SLB dan sekolah Inklusif se-Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018.

Keputusan penetapan nama-nama guru tersebut berlaku sejak 1 Januari 2018- 31 Desember 2019 mendatang.

Dalam rincian total guru yang diangkat oleh Gubernur Lebu Raya untuk UPTD Rayon VII, Kabupaten Manggarai Timur terbanyak yakni sebanyak 101 orang. Sedangkan di Kabupaten Manggarai Barat hanya berjumlah 61 orang dan Kabupaten Manggarai sebanyak 33 orang.

Anggota Komisi V DPRD NTT Yohanes Rumat saat dihubungi VoxNtt.com, Selasa (03/07/2018), mengatakan, SK Gubernur Lebu Raya tentang pengangkatan guru kontrak yang beredar luas tersebut merupakan SK lanjutan dan hanya bersifat pengukuhan kembali.

Menurut Politisi PKB itu, jika ditemukan ada nama baru dalam SK itu berarti mereka menggantikan guru yang sudah meninggal, mengundurkan diri, lolos pegawai negeri dan lain-lain.

Yohanes menambahkan, saat ini jumlah guru honorer/komite SMA/MA/SMK/SLB dan sekolah inklusif yang ada di seluruh NTT mencapai 10.000 orang.

Dari total tersebut, hingga kini yang terakomodir menjadi tenaga kontrak provinsi NTT baru sebanyak 2.000 orang.

“Jadi masih 8.000 guru honorer yang belum diangkat oleh pemerintah dan DPRD Provinsi NTT, terutama kami yang di Komisi Lima,” aku Yohanes.

Yohanes Rumat, Anggota DPRD NTT

DPRD NTT asal Manggarai Timur itu mengaku, saat paripurna, rapat dengar pendapat di fraksi maupun komisi pihaknya selalu memperjuangkan pengangkatan guru-guru menjadi tenaga kontrak provinsi.

Pihak Yohanes memperjuangkan agar pemerintah menyiapkan anggaran dan aturan untuk mengatasi nasib guru-guru honorer/komite SMA/MA/SMK/SLB di Provinsi NTT.

Namun sampai saat ini, kata dia, Pemerintah Provinsi NTT sedang mencari sumber dana yang memungkinkan untuk pembayaran insentif guru, sambil menunggu juknis dari Kemetrian Pendidikan RI.

Selain itu Yohanes berharap, UPTD Pendidikan yang tersebar di seluruh NTT agar ditingkatkan menjadi dinas cabang.

Hal tersebut dimaksudkan agar pelayanan akan kebutuhan guru dan siswa di setiap daerah terpenuhi secara baik, terutama dari sisi anggarannya.

“Kontrol kebutuhan guru negeri dan swasta berimbang dan diberlakukan sama dalam hal pelayanan,” katanya.

“Kepala UPTD atau kepala dinas cabang harus cerdas dan mampu menyelesaikan masalah atau memberi solusi terhadap masalah, jangan sampai guru-guru atau para pelaku pendidikan terkait lebih mengerti dari kepala UPTD atau kepala dinas cabang,” tambah Yohanes.

 

KR: Leonardus Jehatu
Editor: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticlePanwaslu TTU Beri Sanksi Administrasi Bagi KPPS di TPS 3 Nunmafo
Next Article Sambangi KPK, SPARTA Desak Bongkar Dugaan Korupsi Bupati Lembata

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.