Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kantor Desa Kotafoun TTU Ludes Dilahap Si Jago Merah
Regional NTT

Kantor Desa Kotafoun TTU Ludes Dilahap Si Jago Merah

By Redaksi13 Juli 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kobaran api sementara melahap gedung kantor desa Kotafoun, TTU (Sumber foto: warga desa Kotafoun)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Gedung kantor desa Kotafoun, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU ludes dilahap si jago merah pada Kamis(12/07/2018) malam sekitar pukul 21.33 wita.

Kepala desa Kotafoun, Yohanes Vian Manek saat dihubungi media ini via telepon mengaku saat kejadian ia tidak berada di tempat sehingga informasi terkait kebakaran tersebut pun diperolehnya dari warga.

Saat Kades Vian tiba di lokasi, kobaran api sudah cukup besar sedang melahap gedung kantor yang merupakan bekas gedung polindes tersebut.

“Saya tidak tahu sumber apinya darimana tapi menurut pengakuan warga katanya api dari berasal dari belakang kantor desa padahal itu tanah kosong dan jarak dari rumah warga sekitar 100 meter” tuturnya.

Lantaran letak gedung kantor cukup jauh dari pemukiman penduduk dan masih berdinding bebak, lanjut Kades Vian, dirinya dan warga tidak berhasil memadamkan api.

Ia mengaku akibat kebakaran tersebut seluruh berkas penting dan aset lainnya yang terdapat di dalam kantor desa tidak bisa diselamatkan.

“Ini bekas gedung polindes yang kami pakai jadi kantor desa karena kami belum ada kantor. Kami sekarang kesulitan karena semua arsip dan berkas penting sudah ikut terbakar”ungkapnya.

Ia menambahkan kejadian terbakarnya gedung kantor ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Musibah kebakaran ini juga akan disampaikan ke pihak kecamatan dan Dinas terkait.

“Tadi sudah lapor di Babinpol untuk datang lihat, saya juga secepatnya akan lapor ke pemerintah tingkat atas karena semua arsip dan berkas penting lain ikut terbakar” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

TTU
Previous ArticleGereja dan Kekerasan Seksual yang Merajelela
Next Article Butuh Sayur? Berikut Data Lengkap Sebaran Hasil Sayur di Ende

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.