Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Excavator Rusaki Jalan di Watu Ci’e
Regional NTT

Excavator Rusaki Jalan di Watu Ci’e

By Redaksi6 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Alat berat yang sedang parkir di Golo Garit, Desa Deno, Kecamatan Poco Ranaka (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Excavator milik salah satu kontraktor di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) berjalan langsung di atas aspal jalan Watu Ci’e-Benteng Jawa.

Akibatnya, jalan aspal itu rusak. Di setiap titik permukaan aspal terkupas setelah ditindis roda rantai excavator.

Saat ini, excavator itu sedang parkir di Golo Garit, Desa Deno, Kecamatan Poco Ranaka.

Hendrikus Mance, warga Deno mengatakan, pihaknya tidak mengetahui pemilik excavator itu. Ia juga tak tahu hendak ke mana alat berat tersebut.

“Adik lihat sendiri kan, aspalnya banyak yang rusak akibat excavator jalan langsung di atas jalan tanpa bantuan mobil. Seharusnya kan pakai mobil, biar tidak merusak jalan, ” ujar Hen saat ditemui VoxNtt.com, Senin (06/08/2018).

Alat berat itu, kata dia, tiba-tiba parkir di samping jalan Watu Ci’e-Benteng Jawa.

“Kami juga tidak tahu ke mana tujuannya dan alat ini milik siapa,” tambah Hen.

Hen pun mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Matim agar membuat surat teguran kepada pemilik excavator. Sebab banyak jalan rusak akibat dilintasi alat berat tersebut tanpa bantuan mobil.

“Pemerintah mesti tindak tegas pemilik alatnya. Kasian fasilitas Negara dirusak karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” desak Hen.

Selain itu, dia mengharapkan kepada Pemda Matim melalui Dinas PUPR agar mewajibkan para kontaraktor mengangkut alat berat menggunakan mobil. Hal itu penting agar jalan tidak dirusaki akibat alat berjalan langsung di atas aspal.

Kata dia, pemerintah sudah mengeluarkan uang miliaran rupiah untuk membangun jalan.

“Tetapi, rusak satu hari saat alat berat melintas tanpa alas. Mestinya, tanpa menggunakan mobil, alat berat bisa menggunakan ban karet,” kata Hen.

Menurut dia, selain merusaki aspal, exavator yang melintas di jalur umum juga menganggu kendaraan lainnya.

“Alat berat sebaiknya diangkut malam hari. Jangan di siang hari karena banyak kendaraan lewat. Apalagi, lebar jalan yang hanya tiga meter. Saat berpapasan dengan alat berat terutama tanjakan membuat kendaraan harus bertahan lama menuggu tempat yang aman,” ucap Hen.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleKKRC TTU Santuni Korban Kebakaran
Next Article Bupati Nagekeo Lepaskan 8 JCH

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.