Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Mandi di Kali Aemau, Dua Bocah Ditemukan Tak Bernyawa
HEADLINE

Mandi di Kali Aemau, Dua Bocah Ditemukan Tak Bernyawa

By Redaksi20 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban Maria Aprilian Sito Iwu (14) dan Viktor Poa (10) sedang dipangku warga
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Naas menimpa Maria Aprilian Sito Iwu (14) dan Viktor Poa (10). Dua bocah asal Dusun Degho, Desa Langedhawe, Rendu, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo itu tewas tenggelam saat mandi di Kali Aemau, Minggu (19/08/2018), sekitar pukul 14.30 Wita.

Maria adalah  siswi kelas 2 SMP Malawona. Sedangkan Viktor adalah siswa kelas 3 SDI Malawona. Keduanya kakak beradik.

Kapolsek Aesesa AKP Ahmad kepada VoxNtt.com, Minggu sore, mengungkapkan, brdasarkan keterangan saksi atas nama Maria Euprasia Lidvina Wea (14), sekitar pukul 13.00 Wita, dia dan kedua korban berangkat dari rumah menuju kali di dekat jembatan Aemau. Mereka pergi untuk mencuci pakaian.

Sesampainya di Kali Aemau, saksi bersama kedua korban langsung mencuci pakaian.

Saat itu korban Viktor mengajak saksi dan korban Maria untuk mandi bersama-sama.

Saat warga melakukan pencarian korban Maria Aprilian Sito Iwu (14) dan Viktor Poa (10) di Kali Aemau

Korban Viktor mandi lebih dahulu yang jaraknya kurang lebih sekitar 8 meter dari tempat cuci pakaian. Saat mandi korban Viktor langsung tenggelam.

Melihat dia tenggelam, korban Maria dan saksi langsung membantunya. Bukannya membantu,  korban Maria malah ikut tenggelam bersama Viktor lantaran tak bisa berenang.

AKP Ahmad melanjutkan, saat kedua korban tenggelam lantas saksi tak bisa membantunya.

“Karena tidak membantu saya keluar dari kali menuju ke kampung yang jaraknya sekitar 200 meter untuk meminta bantuan kepada warga setempat,” ujar Kapolsek AKP Ahmad meniru keterangan saksi.

Setelah diberitahu saksi, sejumlah warga setempat pun langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Mereka melakukan pencarian di sekitar TKP. Kedua korban baru ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia pada pukul 15.00 Wita.

Menurut AKP Ahmad, setelah ditemukan kedua korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Danga dengan menggunakan kendaraan Dinas Polsek Aesesa. Di sana dilakukan pemeriksaan medis.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleSetelah Matahari Terbenam
Next Article Jalan Watu Ci’e-Deno Segera Diperbaiki

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.