Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Proyek Air Minum di Lontoulu Poco Ranaka Dibiarkan Mubazir
NTT NEWS

Proyek Air Minum di Lontoulu Poco Ranaka Dibiarkan Mubazir

By Redaksi11 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bak air minum di Lontoulu, desa Compang Laho yang tidak dialiri air (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Proyek air minum milik dinas PUPR Manggarai Timur di Lontoulu, Desa Compang Laho, Kecamatan Poco Ranaka dibiarkan mubazir. 

Pasalnya, proyek itu masih dalam masa pemeliharaan. Namun kontraktor pelaksana tidak gubris dengan kondisi pipa dan bak yang sudah hampir lima bulan tidak dialiri air.

“Ini kan masih masa pemeliharaan dan pemilik proyek punya tanggung jawab jika proyeknya rusak. Kaitan dengan proyek air minum ini, kontraktor mesti cek ke lokasi, apa kendala yang mengakibatkan air ini tidak jalan. Jadinya bak dan pipa hanya pajangan. Sementara manfaatnya tidak ada bagi masyarakat,” ujar Flori, warga setempat kepada VoxNtt.com Selasa sore (11/09/2018).

Baca Juga: Warga Krisis Air, Bak Hanya Pajangan

“Kasian uang Negara dibuang percuma. Kami menikmati air ini hanya satu bulan. Setelah itu, air macet lagi. Sampai hari ini juga tanpa ada perbaikan dari pihak terkait,” tambahnya.

Flori menceritakan, sebelumnya pemilik proyek itu pernah datang ke lokasi untuk mengecek kondisi bak dan kran milik warga yang sudah kering tanpa aliran air.

Anehnya, kata Flori, dia datang malah menanyakan, siapa yang lapor di media massa terkait kondisi proyek air minum tersebut.

“Menurut saya, yang notabene masyarakat minim informasi, sebenarnya dia datang untuk perbaiki di mana titik macetnya air ini. Bukan malah cari tahu pelapor. Aneh kan. Padahal dia punya tanggung jawab untuk perbaiki air minum ini dalam masa pemeliharaan. Ini tidak, setelah tanya begitu, dia pulang tanpa bawa solusi untuk masyarakat,” imbuh Flori.

Karena itu, Flori pun mendesak Dinas PUPR Manggarai Timur untuk memerintahkan kontraktor segera memperbaiki dan mencari solusi atas macetnya air minun di Lontoulu.

“Saya sudah baca di media, dinas sudah janji perintahkan staf cek kondisi lapangan. Tetapi, hasilnya sampai sekarang nol. Jangan buat proyek untuk kelabui masyarakat. Buat proyek harus diawasi dengan jelas. Sehingga, kontraktor tidak main-main dengan masyarakat. Kami sudah sengsara cari air minum,” tegas Flori.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleBupati Ende Didesak Segera Copot Sekretaris Camat Maukaro
Next Article Putusan Belum Dieksekusi, Penggugat Cium Aroma Mafia di PN Ruteng

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.