Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»15 Puskesmas di TTU Belum Terakreditasi
KESEHATAN

15 Puskesmas di TTU Belum Terakreditasi

By Redaksi16 September 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puskesmas Napan Kecamatan Bikomi Utara, salah satu dari 11 puskesmas di Kabupaten TTU yang sudah terakreditasi (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-15 dari total 26 puskesmas yang tersebar di Kabupaten TTU hingga saat ini belum terakreditasi.

Informasi yang berhasil dihimpun VoxNtt.com di stan Dinas Kesehatan pada pameran HUT Kota Kefamenanu, Jumat(14/09/2018), terhitung baru 11 puskesmas yang terakreditasi sejak tahun 2017-2018.

Itu diantaranya Puskesmas Sasi, Napan, Lurasik, Noemuti, Manufui dan Oelolok.

Sementara 5 puskesmas lainnya yang juga sudah terakreditasi diantaranya Puskesmas Eban, Nunpene, Wini, Mamsena dan Oenopu.

Kabid Kesmas pada dinas kesehatan kabupaten TTU, Robertus Tjeunfin saat dikonfirmasi wartawan di kediamannya, Sabtu(15/09/2018), mengaku hingga saat ini terhitung sudah 11 puskesmas yang terakreditasi.

Namun ia mengaku saat ini pihaknya juga sementara menyiapkan 8 puskesmas untuk disurvei oleh tim dari Kemenkes RI pada bulan Oktober mendatang.

“Kita targetkan untuk 2018 ini harus sudah 19 puskesmas yang terakreditasi,nanti bulan Oktober, November dan Desember ada 8 puskesmas lagi yang akan disurvei oleh tim dari Kemenkes RI,” tuturnya.

Ia menjelaskan, salah satu tujuan utama dari akreditasi puskesmas itu sendiri yakni untuk meningkatkan mutu dan kualitas dari pelayanan terhadap masyarakat.

Menurut Robertus, untuk persiapan setiap puskesmas yang akan mengikuti proses akreditasi, Pemda TTU mengalokasikan dana sebesar Rp 250 per puskesmas.

Diharapkan dengan akreditasi itu sendiri dapat meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan di puskesmas bagi masyarakat.

“Untuk persiapan puskesmas yang mau diakreditasi itu kita biasa lakukan secara tim, jadi semua turun ke itu puskesmas dan ada yang bantu untuk persiapan administrasi maupun penataan fasilitas lainnya,” jelasnya.

Jadi Tempat Studi Banding

Robert pada kesempatan itu juga menjelaskan sejak tahun 2015 lalu, Kabupaten TTU menjadi salah satu tempat studi banding terkait akreditasi oleh seluruh kabupaten yang ada di Provinsi NTT.

Hal itu lantaran hingga saat ini di TTU sudah ada 3 puskesmas yang berstatus madya dan sisanya berstatus purnama.

“Seluruh kabupaten yang ada di NTT sudah pernah datang untuk studi banding di TTU terkait akreditasi,karena memang kita sampai saat ini sudah punya 3 puskesmas yang berstatus madya dan lainnya Purnama,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleCerpen: Wada
Next Article Yayasan Tapen Bikomi Giatkan Pendidikan PTPPO di TTU

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.