Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Perluasan Jaringan Listrik Tidak Ada Kaitan dengan Agenda Politik
NTT NEWS

Perluasan Jaringan Listrik Tidak Ada Kaitan dengan Agenda Politik

By Redaksi12 Oktober 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala PLN Rayon Atambua, Margi Setiyono (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Kepala Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Atambua, Margi Setiyono menegaskan, perluasan jaringan listrik tidak ada kaitan dengan agenda politik.

Perluasan itu terutama di dalam kota yang terletak di Kuneru arah Bandara Udara A. A Bere Tallo Kelurahan Manumutin dan Fatubenao, Kelurahan Fatubenao, Kecamatan Kota Atambua serta beberapa desa di kabupaten Belu yang sementara dikerjakannya.

Disampaikannya, perluasan jaringan dilakukan untuk memenuhi permintaan pelanggan, dimana terdapat tegangan drop yang mengakibatkan kekurangan daya listrik di dua wilayah dalam kecamatan Kota Atambua.

Karena itu, PLN Rayon Atambua kemudian melakukan survey dan mengusulkan ke area Kupang, Provinsi NTT untuk dilakukan perluasan.

Kata Margi, usulan sudah dilaksanakan sejak lama dari tahun 2017 dan baru direalisasi dari PLN area Kupang.

“Yang jelas PLN tidak ada kaitannya dengan politik. Kami lebih ke pelayanan. Kami kan bagian dari pemerintah atau bisa dibilang wakil pemerintah juga dalam hal pelayanan kelistrikan. Sekali lagi yang jelas pelayanan kami tidak ada kaitannya dengan politik,” ujar Margi ketika diwawancarai VoxNtt.com, Selasa (09/10/2018).

Margi mengaku memang ada laporan dari masyarakat dan kadang juga politisi yang datang ke kantor mengusulkan perluasan jaringan.

Namun PLN, kata dia, menerima semuanya sebagai usulan dari masyarakat pelanggan. Usulan mana yang terealisasikan dahulu, sebenarnya bukan kewenangan PLN Rayon Atambua.

Ia menegaskan, sekali ada usulan masyarakat yang masuk, maka PLN segera melakukan survey dan diusulkan ke Kupang area Provinsi.

Margi menambahkan, dalam kota di dua wilayah itu ada perluasan jaringan. Tetapi hanya untuk perbaikan tegangan dan juga penambahan gardu.

Untuk progres pekerjaan di dalam kota sudah pada tahap penanaman tiang listrik dan selanjutnya akan dilakukan penarikan kabel.

Dijelaskan, tegangan listrik di dua wilayah tersebut sebelumnya drop di bawah 200 volt. Sehingga PLN melakukan perluasan dengan penambahan gardu.

Diharapkan, dengan penambahan gardu tersebut tegangan listriknya akan membaik hingga bisa mencapai sekitar 220 sampai 230 volt sesuai standarnya.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu
Previous ArticleBegini Imbauan Bawaslu Matim Terkait Acara Wuat Wa’i Caleg
Next Article Ketua DPRD Matim Minta Kontraktor Perbaiki Proyek yang Rusak

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.