Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»GGD SBD Gelar Aneka Kegiatan untuk Siswa SD
NTT NEWS

GGD SBD Gelar Aneka Kegiatan untuk Siswa SD

By Redaksi7 November 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Hasil melukis Siswa, Peserta Lomba. (Foto: AH)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Tambolaka, Vox NTT- Alumni Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (SM-3T) yang kini menjadi Guru Garis Depan (GGD) di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menggelar kegiatan Mengedukasi Anak Negeri (MEAN), Selasa (6/11/2018) di SD Masehi Tanggaba, Kecamatan Wewewa Tengah.

Mengusung tema “Kancil Memberi”, MEAN dikemas dalam aneka kegiatan, seperti sosialisasi Kesehatan Gigi dan Mulut, Lomba Mewarnai, dan Fun Games (permainan yang menyenangkan).

Ketua pelaksana kegiatan, Dewi Komalasari, S. Pd., Gr saat ditemui media ini di lokasi kegiatan mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas panggilan dan misi GGD untuk menciptakan suatu kebiasaan baru pada pendidikan dasar di Kabupaten itu.

Seorang GGD SBD mengajarkan siswa menggosok gigi.

Dia menjelaskan, misi utama GGD adalah memajukan pendidikan negeri, karena itu di manapun mereka ditugaskan bertanggung jawab terhadap misi yang diemban, tak terkecuali di SBD.

Berkaitan dengan beberapa kegiatan yang diselenggarakan itu, menurutnya sangat penting disosialisasi sejak dini, yakni tentang pola hidup sehat terutama kesehatan gigi dan mulut.

Kebiasaan jajan di sekolah, terang Dewi bisa mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut anak, oleh karena itu para siswa harus dibiasakan untuk menggosok gigi sejak dini sehingga gigi dan mulutnya selalu dalam kondisi sehat dan terawat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta kepada kebersihan, terutama terhadap kebersihan diri, khususnya kebersihan gigi dan mulut,” Pungkas Dewi.

Selain itu, perlombaan melukis dan mewarnai jelas dia, adalah metode pembelajaran untuk menggali potensi dan keterampilan anak-anak. Hal ini, demikian Dewi, merupakan hal yang juga sangat penting untuk diasa sejak dini.

Dewi meyakini, pola ini akan membantu anak-anak untuk berimajinasi tentang suatu keindahan dan kebaikan. Lewat menggambar hewan dan tumbuh-tumbuhan, juga diyakini Dewi akan mengajarkan anak-anak tentang cinta lingkungan.

“Kegiatan ini didasari oleh adanya kepedulian teman-teman Guru Garis Depan SBD terhadap minimnya ajang perlombaan yang diadakan untuk siswa sekolah dasar,” ungkapnya.

Seluruh Siswa memperagakan cara menggosok gigi yang benar, dipandu seorang GGD.

Sementara itu, Direktur Masyarakat SM-3T Indonesia (MSI) Akhiruddin, S. Pd., M. Pd., Gr dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi atas kegiatan MEAN tersebut.

“Kegiatan ini sungguh luar biasa. Sebab, ini merupakan salah satu langkah konkret membangun Pendidikan Indonesia. Pendidikan yang berkualitas merupakan investasi peradaban, yang tak hanya ditanggungjawabi oleh pemerintah, tetapi juga semua masyarakat, para tokoh, termasuk para sarjana pendidikan di seluruh Indonesia termasuk para Guru Garis Depan,” ujar Akhiruddin.

Demikian Akhiruddin, Pendidikan membutuhkan kerja sama dari semua stake holder  (Pemangku kepentingan).

Karena itu, kata dia, GGD diharapkan membangun kerja sama yang baik dengan Pemda SBD. “GGD harus bisa membawa perubahan yg signifikan dalam bidang pendidikan di daerah SBD,” tegasnya.

Senada dengan Akhiruddin, Kordinator Pengawas SMP Dinas Pendidikan SBD, Gerardus Tena Bulu dalam sambutannya, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan GGD tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada GGD Sumba barat daya yang telah membuat kegiatan yang bermanfaat untuk daerah ini. GGD harus bisa membawa perubahan di SBD,” pinta Gerardus.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengawas Sekolah Dasar, Guru Pendamping, Tenaga Kesehatan Puskesmas Tanggaba, 300 orang GGD SBD dan 100 Peserta didik dari berbagai sekolah dasar.

Penulis: AH

Editor: Boni J

GGD GGD SBD Sumba Barat Daya
Previous ArticleMusibah di Nggela, Seniman Ende Gelar Konser Amal
Next Article Kondisi Gedung DPRD Kabupaten Kupang Memprihatinkan

Related Posts

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.