Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Longsor di Penggajawa, Ratusan Kendaraan Mengantre
Regional NTT

Longsor di Penggajawa, Ratusan Kendaraan Mengantre

By Redaksi12 November 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga bersama aparat TNI bergotong membersihkan jalan yang tertimbun material longsor pada Senin siang (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Ruas jalan Ende-Bajawa, tepatnya di KM 26, Desa Penggajawa, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, tertimbun longsor selama 14 jam.

Longsor yang terjadi pada Minggu (11/11/2018) pukul 23.30 Wita membuat kendaraan roda empat tak dapat dilalui.

Pantauan Voxntt.com di lokasi, Senin pagi, ratusan kendaraan roda empat mengantre. Panjang antrean diperkirakan hingga satu kilometer.

Sedangkan kendaraan roda dua dapat dilalui dengan besar pungutan Rp 5.000 per motor.

“Itu (pungutan) untuk mereka yang menolong para pengendara,”ucap seorang warga berlalu.

Warga lain yang disebut bernama Hasan mengatakan, bahwa longsor itu terjadi karena hujan lebat selama 3 jam berturut-turut. Akibatnya, material tanah serta pepohonan dari tebing runtuh dan melintang di jalanan.

Meski demikian, jelas Hasan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam tersebut. Ia menyarankan, pengendara berwaspada pada setiap jalanan.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya waspada saja karena banyak daerah di sini yang rawan longsor,”ucap dia.

Sejumlah material longsoran baru dapat dibersihkan oleh alat berat milik PT SAK pada Senin siang. Para aparat TNI, Polisi serta warga setempat turut bergotong membersihkan jalan tersebut.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleLongsor di Desa Selejo Timur, Tiga Orang Tewas
Next Article Proyek Air Minum di Lonto Ulu Mubazir, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.