Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Longsor di Desa Selejo Timur, Tiga Orang Tewas
NTT NEWS

Longsor di Desa Selejo Timur, Tiga Orang Tewas

By Redaksi12 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi longsor
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo pada Minggu, 11 November 2018 malam hingga pukul Senin (12/11) sekitar pukul 04.30 dini hari telah menyebabkan tanah longsor di Kampung Theraboja RT O3, Dusun 02, Desa Selejo Timur.

Bencana longsor tersebut menyebab tiga orang dalam satu rumah tewas dan sepuluh orang lainnya mengalami luka ringan.

Dari tiga orang yang tewas tersebut, hingga kini satu di antaranya belum ditemukan.

“Ada lima rumah ambruk tertimbun tanah akibat longsor, 3 orang dalam satu rumah meninggal dunia yakni Damianus Lobo, Polus Lui dan Paulina Muku. Sementara Paulina muku masih dalam proses pencarian. Sementara sekitar 10 orang luka-luka ringan,” kata Mantan Ketua BPD Selejo Induk, Ansel Yegho yang dihubungi VoxNtt.com, Senin pagi.

Ansel mengatakan terdapat lima rumah yang tertutup longsor di Kampung Theraboja tersebut.

“Ada 3 korban dalam satu rumah yang meninggal. Satu rumah itu itu hanya sisa kedua anaknya yakni Petrus dan Nonce Wula,” ujarnya.

Menurutnya, sampai saat ini warga kedua desa yakni Desa Selejo Induk dan Desa Selejo Timur masih melakukan penggalian dengan menggunakan alat seadaanya. Penggalian tanah  dilakukan untuk mencari satu korban yakni Paulina Muku yang masih tertimbun di dalam tanah.

Sementara dua korban yakni Polus anak mantu dari almarhum Paulina Muku dan Damianus Lobo anak pertama dari Paulina Muku sudah ditemukan dan telah disemayamkan di rumah induk “Sa’o pu’u” mereka.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Desa Selejo Timur Nagekeo
Previous ArticleMemburu Proyek Berkualitas Rendah di Manggarai Timur
Next Article Longsor di Penggajawa, Ratusan Kendaraan Mengantre

Related Posts

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026

KPK Diminta Awasi Pengelolaan Dana Bantuan Bencana di Nagekeo

22 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.