Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»45 Siswa SLB Karya Murni Diduga Keracunan Makanan
NTT NEWS

45 Siswa SLB Karya Murni Diduga Keracunan Makanan

By Redaksi15 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah anak-anak SLB Karya Murni Ruteng terbaring di ruangan UGD RSUD Ben Boi Ruteng, Kamis 15 November 2018. (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sebanyak 45 siswa sekolah luar biasa (SLB) Karya Murni Ruteng diduga keracunanan makanan di asrama usai sarapan pagi, Kamis (15/11/2018). Akibatnya, 45 anak tersebut ada yang mual dan juga pusing.

Menurut informasi dari guru SLB, pada saat berbaris anak-anak mulai rasa pusing, mual, dan ada yang muntah. Melihat itu, para guru membawa ke-45 anak-anak SLB ke RSUD Ben Boi untuk diperiksa dan dirawat.

Saat ini, anak-anak SLB sedang dirawat di ruangan UGD RSUD Ruteng. Semuanya Bebas tanpa Biaya Pengobatan.

Mendapat informasi itu, Bupati Manggarai, Deno Kamelus langsung mengunjungi anak-anak SLB yang keracunan di RSUS Ben Boi Ruteng.

Bupati Manggarai, Deno Kamelus saat mengunjungi anak-anak SLB Karya Murni di RUD Ben Boi Ruteng, Kamis 15 November 2018. (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT).

Di ruangan UGD, Bupati Deno memantau langsung kondisi anak-anak SLB yang diduga keracunan makanan tersebut.

Sambil mencek kondisi anak-anak, Bupati Deno mengungkapkan semuanya tidak dikenai biaya perawatan.

“Yang sudah punya BPJS biasanya pakai BPJS. Yang belum akan dibiayai pemerintah. Bisa melalui dana bencana. Kalau tidak, bisa menjadi tanggung jawab rumah sakit milik Pemda ini,” jelas Bupati Deno kepada sejumlah wartawan di ruangan UGD RSUD Ruteng.

Bupati Deno juga berharap, semua anak-anak yang keracunan bisa cepat sembuh. Sementara penyebabnya tetap menunggu hasil pemeriksaan laboratorium pihak RSUD Ruteng.

Direktur RSUD Ruteng, dr. Elisabet F. Adur kepada sejumlah wartawan menjelaskan, jumlah siswa SLB yang diduga keracunan makanan ada 45 orang.

Ia menjelaskan, untuk mengetahui penyebabnya, pihak rumah sakit bekerja sama dengan BPOM dari Labuan Bajo.

“Saat ini pihak BPOM Labuan sedang menuju Ruteng untuk memeriksa sampel makanan dari muntahan anak-anak yang keracunan,” ungkap dr. Elisabet.

Ia juga menginformasikan, dari 45 siswa SLB, 13 orang sudah kembali ke sekolah. Ke-13 siswa tersebut dalam kondisi baik dan aman. Adapun yang lainnya, masih terus dirawat dan ditangani pihak rumah sakit.

Penanggung jawab Panti SLB Karya Murni, Suster Silvani saat ditanya sejumlah wartawan menegaskan, pihaknya menjamin semua jenis makanan yang disajikan di asrama aman dan sehat.

“Semua jenis makanan memenuhi syarat kesehatan kok,” tegasnya.

Meski demikian, dia menduga salah satu penyebab para siswanya keracunan bisa jadi karena yang bertugas masak pada hari itu kurang teliti sehingga masakan jadi kurang matang.

Penulis: Nansianus Taris

Editor: Boni J

Manggarai SLB Karya Murni Ruteng
Previous Article11 Motif Tenun Ikat Ende Jadi Hak Paten
Next Article Dekranasda Ende Gelar Lomba Ikat Motif bagi Pengrajin Tenun

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026
Terkini

Manusia dalam Babel Digital

13 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.