Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sambutan Gubernur NTT di HUT DWP Singgung Kesetaraan Gender
Regional NTT

Sambutan Gubernur NTT di HUT DWP Singgung Kesetaraan Gender

By Redaksi8 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang,VoxNtt.com– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya memberikan sambutan dalam HUT ke 17 Dharma Wanita Persatuan (DWP) tahun 2016, Rabu (07/12) di Aula Ben Boi Kupang.

Dalam sambutannya, Frans Lebu Raya sebagai penasehat dari DWP, berharap agar sebagai suatu organisasi yang eksis di tengah-tengah masyarakat, DWP harus turut merespon masalah-masalah sosial yang terjadi.

Sesama anggota DWP juga dihimbau agar saling membina, saling menguatkan, saling mengingatkan untuk kompak dan bersatu dalam mendukung para suami dalam tugas sebagai abdi negara.

Upaya kesetaraan gender antara kaum perempuan dan laki-laki di Nusa tenggara Timur disampaikan Lebu Raya sebagai suatu persoalan yang masih terus berlangsung.

“Edukasi dan sosialisi secara terus menerus merupakan solusi untuk mengatasi hal ini. Membahasa kesetaraan gender juga harus disesuikan dengan budaya kita” kata Lebu Raya dalam acara tersebut.

Beberapa hal yang juga disampaikan yakni mengenai pangan lokal dan masalah HIV/AIDS yang sekarang menjadi perhatian dari pemerintah dan diharapkan agar DWP juga mengambil bagian dalam menghadapi persoalan tersebut.

Selain itu hal yang paling ditekankan di akhir sambutannya, yakni mengenai NTT yang untuk saat ini masuk dalam darurat Human Traffiking. Semua pihak dihimbau untuk menaruh perhatian dalam persoalan ini, terlebih pihak keluarga.

“Sistem satu pintu dari pemerintah diharapkan dapat mengatasi persoalan yang sedang menjadi perhatian semua pihak ini” ujar Lebu Raya. (Nicke/VoN)

Foto Feature: Gubernur, Frans Lebu Raya di acara HUT DWP (Foto: Nicke/VoN)

Kota Kupang
Previous ArticlePADMA Indonesia Desak Polres Sumba Barat Serius Tangani Perdagangan Manusia
Next Article DPRD NTT dan Dishut Manggarai Beri Bantuan Bibit Tanaman untuk Petani

Related Posts

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PH Tanah 10 Hektare di Kupang Berakhir Damai

2 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.