Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Gubernur NTT Minta Camat dan Kades Jadi Pemimpin yang Jujur
NTT NEWS

Gubernur NTT Minta Camat dan Kades Jadi Pemimpin yang Jujur

By Redaksi25 November 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat menyerahkan anakan kelor secara simbolis kepada Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo. di Maumere, Sabtu 24 November 2018 (Foto: Dok. Humas Pemerintah Provinsi NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, meminta para camat dan kepala desa untuk menjadi pemimpin yang jujur. Mereka harus memiliki disiplin, etos kerja, dan inovasi.

“Kita harus jujur untuk kerja. Jangan pura-pura kerja. Kalau kita jujur, masyarakat pasti akan mengikuti arahan dan kebijakan kita. Tidak ada satu orang pun pemimpin yang mau dihina.Tapi kalau dia tidak bekerja dengan sungguh-sungguh dan tidak bertanggung jawab, pasti akan dihina, ” kata Viktor saat memberikan sambutan pada acara rapat kerja (Raker) Gubernur NTT dengan para bupati, pimpinan DPRD, camat dan kepala desa pada region 5 Kabupaten Sikka,  Flores Timur dan Lembata di Gedung Sikka Convention Center (SCC), Sabtu (24/11/2018 ) kemarin.

Menurut Viktor, untuk melakukan lompatan-lompatan yang luar biasa menuju NTT ‘Bangkit Menuju Sejahtera’, tidak hanya menuntut perencanaan yang baik. Tetapi juga karakter kepemimpinan yang kuat dan harus punya komitmen dan konsisten untuk wujudkan perencanaan.

“Setiap orang yang dipercayakan jadi pemimpin pada setiap tingkatan harus punya rasa tanggung jawab terhadap masyarakat dan kebanggaan pribadi. Kita tidak mungkin bangkit kalau gubernur jalan sendiri, bupati/walikota jalan lain,  camat dan kepala desa jalan sendiri.Tidak boleh terjadi dalam masa kepemimpinan kami. Kita harus berjalan dalam satu pikiran,” ungkap Viktor.

Gubernur Viktor menjelaskan, awal dirinya memperkirakan sinkronisasi karakter kepemimpinan membutuhkan waktu maksimal sekitar dua tahun.

Namun kata dia, ketika melihat pola kepemimpinan kabupaten dan desa  yang berbenah, serta perangkat daerah dan Forkopimda Provinsi yang sudah memahami karakter kepemimpinannya.

Viktor optimis dapat menatap masa depan NTT yang lebih baik.

“Cara kerja yang saya tawarkan adalah pendekatan kerja yang tidak formalitas belaka. Tapi kerja sebagai saudara, teman. Kita ingin lompatan-lompatan yang luar biasa. Maka itu, tim kerja harus saling kenal satu sama lain. Karakter dan cara kerja pemimpinya seperti apa harus diketahui, ” jelas Viktor.

Viktor berharap, untuk melakukan lompatan dari peringkat ketiga terburuk menjadi provinsi terbaik kesepuluh.

Hal ini tentu saja merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan besar bagi Provinsi NTT. Itu hanya bisa dicapai melalui kepemimpinan dan manajemen kerja yang baik.

“Kalau kita punya visi bersama, kita akan bekerja bersama dalam program dalam mengentaskan kemiskinan. Saya harapkan paling lambat akhir Agustus 2019, seluruh kabupaten/kota bersama Provinsi deklarasikan target tahun berapa,  persoalan rumah tidak layak huni harus diselesaikan. Seluruh Bappeda Kabupaten/Kota bersama kepala desa harus duduk dan rencanakan sumber pendanaan darimana dan terapinya apa, ” kata Viktor.

Dalam kesempatan tersebut, para kepala desa menyampaikan berbagai usulan dan permasalahan di antaranya persoalan pengelolaan dana desa,  infrastruktur, kesehatan,penerangan dan perekonomian di desa.

Mereka juga berharap pertemuan antara Gubernur dan para kepala desa dapat dilaksanakan secara berkala setiap tahun.

 

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Pemprov NTT
Previous ArticleGubernur NTT Bangga Beri Kuliah Umum di Ledalero
Next Article Yolan: Semoga Program KIP Tetap Ada ke Depan

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.