Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Adventus (Sajak Effendy Marut,OFM)
Seni dan Budaya

Adventus (Sajak Effendy Marut,OFM)

By Redaksi10 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oleh: Effendy Marut OFM*

Aku, Hamba dalam Harapan

Aku senantiasa setia menjadi pelayan-Mu

Yang selalu tahu kapan mesti menunduk

Yang selalu kenal di mana Kau berdiam

Yang mau taat menyelami misteri-Mu

Aku hamba dina, yang Kau inginkan selalu

Semua yang indah, bukan untuk ‘ku puja

Sebab hidup hanyalah sebentar

Tapi harapan yang hidupnya kekal

Seperti halnya Kau, di rumah-Mu kekal

Aku hamba hina, yang masih Kau jaga

Semua yang ada, tak patut ‘ku sembah

Sebab aku hanya punya dosa

Segala milikku tak seberapa jika tanpa Kau

Sebab aku kaya, pabila menjadi yang setia berharap

Aku hamba lemah, yang senantiasa Kau buat tegar

Aku tentu akan selalu bernadar

“Tuanku, seandainya Engkau rela, biarkan aku terus seperti yang Kau mau”

Dan itu pun jika aku masih setia berharap

Sebab aku tetaplah hamba

Yang akan selalu kuat jika mengharap pada-Mu, selalu

Dan aku memang hamba

Yang akan tetap dina, hina dan lemah

 

Sebaiknya Kita Satu

Jika aku bumi dan Kau surga

Siapa hendak menyatukan?

Jika Kau surga dan aku bumi

Apa yang memisahkan?

Seandainya aku dan Kau satu

Bumi dan langit menyatu

Kita senantiasa kuat

Mungkinkah?

Aku menari di surga-Mu

Sekadar menjadi tawa bagi pilu-Mu

Kau melawat di bumiku

Untuk menjadi malaikat penghiburku

Aku tahu Kaulah Mahaluas itu

Menampung cela dan salahku

Di langit-Mu aku menari kegirangan

Dalam harap dan damba kedamaian

anganku Kau jadi bumiku

Dan aku..

Dalam harap menuju langit-Mu

Bisa terbang melepas dosaku


Foto: Effendy Marut, OFM
Foto: Effendy Marut, OFM

Effendy Marut OFM

Biarawan Fransiskan, Mahasiswa Semester VII Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta

Asal Manggarai-Flores NTT

(Email: [email protected])

Previous ArticleIndulgensia (Puisi Tedy Ndarung)
Next Article Disebut Memalsukan Dokumen Tanah, Ini Tanggapan Pengacara Bos Floresco

Related Posts

Gubernur NTT: Tenun Ikat Bukan Sekadar Kain, Melainkan Identitas Daerah

14 Desember 2025

Bundaran Patung Kristus Raja Kumba Disulap Menjadi Lebih Semarak dan Berkilau di Malam Hari

12 Desember 2025

Sanggar Budaya Manggarai Gelar Pentas Sae, Danding, dan Caci di Kota Kupang

6 Desember 2025
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.