Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pembangunan Pasar Rakyat Lakafehan Terbengkelai, PPK Enggan Bicara
Regional NTT

Pembangunan Pasar Rakyat Lakafehan Terbengkelai, PPK Enggan Bicara

By Redaksi18 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pekerja Bangunan Pasar Rakyat Lakafehan sementara membobol bagian bangunan yang salah konstruksi. (Foto:Marcel/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Pembangunan Pasar Rakyat Lakafehan Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Belu terbengkelai. Hingga saat ini belum selesai dikerjakan.

Sesuai dengan kontrak yang tertera pada papan informasi proyek, seharusnya bangunan los pasar yang dikerjakan CV. Cahaya Abadi dengan anggaran Rp 959.500.000 selesai pada tanggal 13 November 2018 lalu.

Namun, proyek tersebut molor dari jadwal yang ditentukan, bahkan waktu adendum dua pekan yang ditambahkan juga sudah selesai, los pasar yang terletak di kecamatan yang berbatasan langsung dengan RDTL ini belum selesai dikerjakan.

Baca: Di Pasar Baru Atmbua Ada Proyek Mangkrak

Pantauan VoxNtt.com di lokasi proyek pada Sabtu (15/12/2018) nampak pekerja sementara membobol bagian bangunan yang salah konstruksi. Selain itu, ada juga bagian yang sementara dikerjakan.

Menariknya, Direktur CV. Cahaya Abadi selaku kontraktor pelaksana, Agustinus Manek ketika ditanayai soal keterlambatan pengerjaan bangunan, diakuinya, keterlambatan dan salah konstruksi disebabkan karena kesalahan gambar.

Disampaikannya, pihak BPK pernah mendatanginya untuk mengecek progres pembangunan pasar dimaksud. Kepada Agustinus, BPK mengatakan, keterlambatan yang terjadi bukan kesalahan kontraktor namun merupakan kesalahan konsultan perencanaan.

“ini bukan salah konrtaktor. Ini kesalahan konsultan perencanaan. Seperti begini, kita buat susah kontraktor,” jelas  Agustinus menirukan kata-kata dari pegawai BPK sambil menunjuk ke arah bagian bangunan yang sementara dijebol pekerja.

Ironisnya, ketika pekerja menjebol bagian pet bangunan yang bentuknya mengular, pasangan tembok persis di bagian atas pet juga ikut retak.

Ditanyai soal bobot campuran, Agustinus mengatakan, campuran yang digunakan sudah sesuai dengan RAB.

Terpisah, PPK Pasar Rakyat Lakafehan Klemens Suri belum berhasil dikonfirmasi. Dua kali kirim SMS dan pesan via WA tidak dibalas. Tidak hanya itu, panggilan telepon yang dilakukan berkali-kali juga tidak digubris.

Untuk diketahui, tahun 2018, Pemda Belu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu membangun empat unit pasar rakyat dengan sumber dana dari APBD 2018. 

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni J

Belu Proyek Mangkrak Belu
Previous ArticleIKKA Kupang Akan Gelar Perayaan Natal Bersama
Next Article Pemkab Nagekeo Dapat Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.