Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Air PAM Macet Total, Ketua DPRD Matim Geram
Regional NTT

Air PAM Macet Total, Ketua DPRD Matim Geram

By Redaksi30 Desember 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Matim, Lucius Modo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Ketua DPRD Manggarai Timur (Matim), Lucius Modo geram menanggapi macetnya aliran air PAM di beberapa wilayah selama beberapa bulan belakangan ini.

Menurut Luko, pemerintah dalam hal ini BLUD  SPAM Kabupaten Matim tidak serius untuk menangani persoalan air bersih.

“Orang BLUD SPAM itu mengerti tidak masalah dan jalan keluarnya? Masalah berlarut-larut dan tidak dicari jalan keluarnya. Ketika dipanggil dan dievaluasi di DPRD dijawab siap, kami akan segera tangani,” ujar Luko saat dihubungi VoxNtt.com, Minggu (30/12/2018).

Ia juga menilai persoalan macetnya aliran air bersih lebih mengarah pada managerial di tubuh BLUD SPAM Matim.

” Ini sepertinya bukan masalah teknis lagi, tapi ini masalah managerial. Pemerintah diminta untuk tangani segera masalah managerial ini. Berikutnya baru masalah teknis,” imbuh Politisi Demokrat itu.

DPR asal Kecamatan Kota Komba ini juga mengaku sudah beberapa kali melakukan fungsi pengawasan sebagai anggota legislatif terkait persoalan air minum bersih.

“Telepon, SMS, omong di Paripurna, omong di rapat komisi, omong di banggar, soroti di pandangan fraksi,” imbuhnya.

Kendati demikian, kata dia, setelah disoroti DPRD, aliran air hanya berlangsung beberapa hari.

“Ada kala air keluar sehari, dua hari. Setelah itu macet lagi,” kesalnya.

 

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

DPRD Matim
Previous ArticleEmpat Bulan ke Depan, Bawaslu Mabar Tingkatkan Pengawasan
Next Article Belasan Elemen di Manggarai Teken MoU Pengawasan Partisipatif

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.