Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kurang Diperhatikan Pemda Nagekeo, Warga Danga Blokir Jalan
Regional NTT

Kurang Diperhatikan Pemda Nagekeo, Warga Danga Blokir Jalan

By Redaksi4 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah warga Danga Au Blokir Jalan di samping Kantor Camat Aesesa. Foto: Arkadius Togo/Vox NTT.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Warga Danga Au, Kecamatan Aesesa, Kabupten Nagekeo, Kamis (03/01/2019), melakukan aksi pemblokiran akses jalan menuju lingkungan mereka.

Aksi tersebut merupakan buntut dari tidak adanya perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) untuk warga Danga Au yang terus dilanda banjir dari tahun ke tahun ketika musim penghujan tiba.

Aksi pemblokiran jalan itu tepat berada di samping Kantor Camat Aesesa dan di dekat rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo.

Warga Danga Au kecewa dengan Pemda Nagekeo yang tidak memperhatikan masalah banjir di wilayah itu.

Noldy jawa salah seorang warga Danga Au saat ditemui wartawan menjelaskan, aksi itu menjadi salah satu bentuk kekecewaan warga terhadap Pemda Nagekeo.

Menurut Noldy, banjir yang melanda wilayah Danga Au bukan baru pertama kali terjadi, tetapi terus terjadi ketika musim hujan tiba.

Kata dia, banjir yang melanda wilayah itu telah melumpuhkan perekonomian warga sekitar.

Bahkan, hewan ternak piaraan warga menjadi korban terhanyut banjir. Tempat usaha milik warga pun hancur karena direndam banjir.

Noldy mengaku telah melakukan pendekatan kepada Pemda Nagekeo. Namun sejauh ini pemerintah hanya sebatas janji.

Noldy bersama warga lainnya mengancam untuk tidak membuka akses jalan itu, apabila pemerintah setempat belum memberikan solusi atas masalah banjir di Danga Au.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Banjir Nagekeo Nagekeo
Previous ArticleNikmati Sensasi Keindahan Pantai Nanga Rawa
Next Article Warga di Mbay Keluhkan Pengembalian Uang dengan Permen

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.