Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahun 2019, Pemkab Matim Bangun 100 KM Jalan Lapen
Regional NTT

Tahun 2019, Pemkab Matim Bangun 100 KM Jalan Lapen

By Redaksi30 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Matim, Lucius Modo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim), akan membangun 100 kilometer (KM), jalan lapisan penetrasi macadam (lapen).

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Matim, Lucius Modo saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu (31/1/2018) pagi.

Dalam keterangan tertulisnya, pria yang akrab disapa Luko itu, mengatakan pembangunan jalan lapen 100 KM itu, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).

“Anggaran dari DAU sebesar Rp 72.664.000.000,” ungkap Ketua DPRD asal dapil Kota Komba itu.

Kata dia, anggaran itu belum ditambah perencanaan dan pengawasan.

“Kalau di total Rp 75.784.000.000,” imbuhnya.

Dikatakannya, dari 100 KM itu, Kecamatan Borong 20 KM, sedangkan 8 kecamatan lainnya mendapat jatah 10 KM.

Menurutnya, jatah 20 KM untuk Kecamatan Borong, selain atas dasar pertimbangan ibu kota kabupaten, wilayah itu juga memiliki ruas jalan yang panjang.

Kendati demikian, politisi partai demokrat itu, berharap kuantitas harus sepadan dengan kualitas. Sehingga proyek yang dihasilkan sesuai perencanaan.

“Pekerjaan dikasih ke pihak ketiga yang profesional. Konsultan pengawas dan pengawas teknis dari dinas mesti selalu standby di tempat kegiatan untuk mengawasi kegiatan fisik sesuai perencanaan,” tukasnya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Demokrat Manggarai Timur Manggarai Timur
Previous Article‘Dicubit’ Gubernur Viktor, Ketua DPRD TTS Angkat Bicara
Next Article Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polres Mabar akan Gelar MRSF

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.