Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»‘Dicubit’ Gubernur Viktor, Ketua DPRD TTS Angkat Bicara
HEADLINE

‘Dicubit’ Gubernur Viktor, Ketua DPRD TTS Angkat Bicara

By Redaksi30 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD Kabupaten TTS, Jean Neonufa (Foto: L.Ulan/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT–Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Selatan (TTS), Jean Neonufa angkat bicara usai ‘dicubit’ masalah KTP oleh Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

Jean, kepada VoxNtt.com Selasa (29/01/2019), menyebut sentilan keras Gubernur NTT merupakan motivasi bagi Pemda TTS untuk terus melangkah membangun TTS yang lebih baik.

Terkait masalah KTP yang sentil Gubernur, dia berharap masyarakat TTS sadar untuk bisa mengurus dokumen kewarganegaraan di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Saat diwawancari VoxNtt.com, Selasa (29/01/2019), Jean, mengatakan, persoalan yang selama ini terjadi adalah dalam situasi genting atau darurat barulah masyarakat cepat-cepat urus dokumen kewarganegaraan.

“Saya contohkan akta kelahiran. Selama ini, banyak juga yang apatis untuk urus. Kalau sudah masuk rumah sakit lalu untuk dapat kemudahan baru cepat-cepat ke Dukcapil. Padahal di Dukcapil lagi padat dengan antrian,” jelasnya.

Padahal menurut Jean, harusnya, 10 hari sejak lahir, seorang anak sudah harus punya akta kelahiran.

Ke depan ujarnya, pihak DPRD TTS meminta pihak Dukcapil agar bisa bekerjasama dengan semua kepala desa dalam mendata warga yang baru lahir.

“Masalah urusan KTP tidak terlalu bermasalah. Hanya surat-surat seperti akta kelahiran maupun kematian. Kecenderungan masyarakat adalah sudah dalam situasi mendadak baru mau mengurus,” jelas politisi Partai Nasdem ini.

Diakhir wawancara ini, ujar Jean, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil agar mendesain model terbaik pelayanan demi penuntasan masalah dokumen kewarganegaraan.

Sebelumnya, sebagaimana diberitakan media ini, Ketua DPRD TTS, mendapat kritikan pedas dari Gubernur NTT, Viktor Laiskodat.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Victor B. Laiskodat kembali menghardik pemimpin daerah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Dalam kunjungan kerja (Kunker) perdananya di TTS, Minggu (27/01/2019), orang nomor satu di NTT ini mengatakan, akumulasi semua persoalan di TTS adalah soal kepemimpinan.

“Pak Sekda tidak selesaikan masalah KTP maka saya berhentikan. Berapa kali saya telepon Ketua DPRD TTS, hanya Ketua DPRD tukang ngantuk. Sayangnya pemimpin di TTS ini, Ketua DPR dan Bupati sama nganga (Namkak dalam istilah bahasa Dawan di TTS, red) dan tololnya,” hardik Gubernur Victor.

Dia juga dengan tegas meminta ada efisiensi dalam penggunaan anggaran di TTS.

“Jangan rapat yang paling banyak. Makan paling banyak lalu tidak ada hasil. Sama juga seperti DPR datang duduk nganga-nganga, makan, pulang dan tidak ada hasil. Saya coret yang demikian,” tandas Viktor.

Penulis : L. Ulan

Editor: Irvan K

DPRD TTS Jean Neonufa TTS
Previous ArticlePelindo III Ende Akan Lengkapi Terminal Peti Kemas dengan Plug Reefer
Next Article Tahun 2019, Pemkab Matim Bangun 100 KM Jalan Lapen

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.