Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Laka Lantas, Pelajar 19 Tahun Asal Rana Mese Tewas
HUKUM DAN KEAMANAN

Laka Lantas, Pelajar 19 Tahun Asal Rana Mese Tewas

By Redaksi5 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kendaraan milik korban (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Nasib naas dialami Patrisius Jebarus. Pelajar 19 tahun asal Desa Paka, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT itu tewas, Minggu (3/2/2019).

Pria kelahiran 1999 itu menghembuskan nafas terakhirnya usai mengalami peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal.

Walau sempat dilarikan ke Puskesmas Borong, namun sang khalik berkehendak lain. Nyawa Patrisius tak mampu tertolong.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Borong, AKP Virgantra Sjarifudin, saat dihubungi VoxNtt.com, Selasa (5/2/2019), mengatakan peristiwa kecelekaan tunggal itu disaksikan Salesius Sagut (45) dan Helidorus Andur (20).

Salestinus Sagut merupakan seorang sopir. Pria 45 tahun itu berasal dari Sok, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong.

Sedangkan Helidorus Anggur merupakan seorang pelajar 20 tahun asal Ntaur, Desa Sano Lokom, Kecamatan Rana Mese.

Dari keduanya pun, Polisi berhasil mengetahui kronlogis di balik peristiwa tragis itu.

Kronologis

Menurut Virgantra peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Minggu, 03 Febuari 2019, sekitar pukul 17.00 Wita di Jalan Trans Flores tepatnya di Wae laku, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong.

Kala itu, sepeda motor yang dikendarai oleh Patrisius Jebarus datang dari arah Borong menuju ke Ruteng dengan kecepatan tinggi.

Menurutnya, sesampainya di TKP, menurun tikungan halus kanan korban tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.

Korban pun lalu keluar jalur dan menabrak pohon, kemudian jatuh terpental ke depan mengenai pilar pembatas jalan.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Borong tetapi tak tertolong. Korban meninggal dunia.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleKetika Revolusi Industri 4.0 Menyentuh Pariwisata NTT, Sudah Siapkah Kita?
Next Article Tindakan Lalu Sukiman, Lalu Sudah?

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.