Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Jumlah Penderita DBD Terus Meningkat, Dinkes TTU Lakukan Fogging
KESEHATAN

Jumlah Penderita DBD Terus Meningkat, Dinkes TTU Lakukan Fogging

By Redaksi7 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas dari Dinkes TTU sementara melakukan fogging di areal sekitar Gereja St.Antonius Padua Sasi, Kamis, 07 Februari 2019 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten TTU terus meningkat.

Data yang berhasil dirangkum Dinkes TTU, dari awal Januari hingga Rabu 6 Februari 2019, jumlah penderita DBD sudah mencapai 34 pasien.

“Saya sudah perintahkan staf untuk lakukan pendataan setiap hari,data yang dimasukkan sampai pagi tadi itu jumlah penderita DBD yang dirawat di 2 rumah sakit dan puskesmas, penderita DBD saat ini sudah 34 pasien,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, dr.Zakarias Fernandes ketika diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Kamis(07/02/2019).

Fernandes menjelaskan, jumlah penderita DBD saat ini terbanyak dari Kecamatan Kota Kefamenanu.

Saat ini ia sudah memerintahkan kepada seluruh kepala puskesmas untuk melakukan tindakan pencegahan.

Selain itu,lanjut Fernandes,pihaknya juga saat ini telah mulai melakukan fogging atau pengasapan dilakukan dengan cara membunuh nyamuk menggunakan zat kimiawi.

Fogging dilakukan di daerah yang diketahui terdapat penderita DBD.

“Karena jumlah obat untuk fogging terbatas, makanya saat ini kita baru melakukan fogging di daerah yang sudah terdapat penderita DBD,” jelas mantan Dirut RSUD TTU itu.

Terpantau VoxNtt.com pada Kamis sore, tiga orang petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten TTU melakukan fogging di areal asrama dan Gereja St.Antonius Padua Sasi.

Fogging disasarkan dalam maupun luar ruangan yang diperkirakan menjadi tempat bersarangnya nyamuk.

Baca Juga: Jumlah Penderita DBD di TTU Terus Meningkat

Informasi lain yang berhasil dihimpun VoxNtt.com, fogging juga akan dilakukan di sekitar areal BTN Kota Baru hingga ke Gedung DPRD TTU pada Jumat (08/02/2019) pukul 05.00 Wita.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

DBD DBD TTU
Previous ArticleMusim Hujan, Desa Bena Rawan Bencana dan Penyakit
Next Article Ini Daftar Belanja Fisik Dinas PUPR Matim Tahun 2019

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.