Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemkab Manggarai Minta Kejelasan Status Jalan Ruteng-Iteng ke Gubernur NTT
NTT NEWS

Pemkab Manggarai Minta Kejelasan Status Jalan Ruteng-Iteng ke Gubernur NTT

By Redaksi6 Maret 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Manggarai, Victor Madur (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten Manggarai kembali meminta kejelasan status jalan Ruteng-Iteng ke Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Pasalnya, pasca penerbitan SK Gubernur NTT Nomor: 256/KEP/HK/2017 tentang penetapan ruas jalan, jalur Ruteng-Iteng dialihkan ke segmen Simpang Cumbi-Golo Cala-Iteng.

Hingga kini jalan menuju Manggarai bagian selatan melewati hutan Negara Golo Lusang itu pun non status.

Baca Juga: Mahasiswa Satarmese Kupang Desak Gubernur NTT Segera Tetapkan Status Jalan Ruteng-Iteng

Wakil Bupati Manggarai, Victor Madur mengaku, pihaknya sudah mengirim surat ke Gubernur Viktor untuk meminta kejelasan status  jalan yang sebelumnya milik Pemerintah Provinsi NTT itu.

“Pemda Manggarai sudah mengirim surat kepada Gubernur untuk memperjelas statusnya (jalan Ruteng-Iteng),” aku Wabup Madur saat dikonfirmasi sejumlah awak media di pelataran Kantor DPRD Manggarai, Selasa (5/3/2019).

Menurut Madur, jika nanti jalan Ruteng-Iteng tidak lagi masuk dalam asset Provinsi NTT, maka Pemkab Manggarai siap menanganinya dengan menggunakan APBD II.

“Kalau nanti itu sudah bukan merupakan asset provinsi akan ditangani kabupaten. Kabupaten siap merehabilitasi jalan itu dengan pemeliharaan periodik sesuai dengan kemampuan dana di APBD Kabupaten Manggarai,” ujarnya.

Tak hanya Wabup Madur, Bupati Manggarai Deno Kamelus juga meminta Gubernur Viktor segera memperhatikan jalan Ruteng-Iteng.

Menurut Deno, ruas jalan Ruteng-Golo Cala-Iteng saat ini kondisinya rusak berat.

Jalan Ruteng-Golo Cala-Iteng sudah pindah ke Simpang Cumbi-Golo Cala-Iteng, pasca penerbitan SK Gubernur NTT Nomor: 256/KEP/HK/2017 tentang penetapan ruas jalan.

“Jalur yang dari Ruteng ke Golo Cala, yang saat ini memang kondisinya rusak berat, kami mohon kepada Bapa Gubernur untuk kita sama-sama memikirkannya,” ujar Bupati Deno di hadapan Gubernur Viktor di Aula Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai, pada Rabu 9 Januari 2019 lalu.

Menurut Deno, tahun 2019 ini pembangunan jalan Ruteng-Iteng bakal menggelontorkan anggaran sebesar Rp 6 Miliar dari APBD I NTT.

Sebab itu, ia meminta Gubernur Viktor agar sebagian anggaran tersebut bisa dialokasikan ke pembangunan jalan Ruteng-Golo Cala. Sedangkan sebagian yang lainnya bisa dialokasikan ke pembangunan jalan Simpang Cumbi-Golo Cala.

Ia kembali menegaskan, jalan Ruteng-Golo Cala hingga kini kondisinya rusak berat.

Padahal, kata dia, di Kecamatan Satarmese bagian selatan Manggarai terdapat potensi perkembangan pertanian, khususnya persawahan.

Deno membeberkan, dari 111.000 ton pertahun penghasilan padi di Kabupaten Manggarai, kurang lebih sebanyak 70.000 ton berasal dari Kecamatan Satarmese.

Baca Juga: Bupati Deno Minta Gubernur NTT Perhatikan Jalan Ruteng-Iteng

Selain itu, di Kecamatan Satarmese juga terdapat PLTPB Ulumbu yang saat ini sudah dieksplore sebanyak 10 MW.

“Kami mendapat informasi bahwa masih ada upaya ke depan untuk mengeksplore lagi lebih dari 20 MW. Kalau ini yang terjadi, maka tentu akses ke sana juga kami mohon untuk dibantu,” pinta Bupati Deno.

Tak hanya itu, di Kecamatan Satarmese Barat terdapat tempat pariwisata Wae Rebo, yang juga akses masuknya bisa melalui jalur Ruteng-Iteng.

Merespon permintaan Bupati Deno, Gubernur Viktor dalam sambutannya saat kunjungan kerjanya ke Kabupaten Manggarai saat itu menyampaikan pembangunan jalan Ruteng-Iteng ke depan tidak ada masalah.

“Sekali lagi saya tidak worry (kuatir) infrastruktur dengan sistem yang ada dan dengan uang yang ada,” kata Viktor.

Penulis: Ardy Abba

Jalan Ruteng-Iteng Kabupaten Manggarai
Previous ArticleModus Hendak Hadiri Acara Nikah di Surabaya, 5 Calon AKAD Dicekal di Bandara El Tari
Next Article Hoaks Hanya Subur di Tengah Masyarakat Minus Informasi

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.