Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Program TMMD Ke – 104 di TTU Berakhir
Regional NTT

Program TMMD Ke – 104 di TTU Berakhir

By Redaksi28 Maret 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI Marinir Kasirun Situmorang, SH memukul gong, tanda berakhirnya kegiatan TMMD ke 104 di TTU, Rabu 27 Maret 2019. (Foto: Eman/VoxNTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 yang digelar di Desa Noepesu, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berakhir, Rabu (27/03/2019).

Penutupan kegiatan dengan proyek fisik rehab dua ruangan kelas SDK Noepesu, pembangunan satu ruangan kelas baru SMPN Noepesu serta pengerjaan proyek rabat beton sepanjang 700 meter itu ditandai dengan upacara bendera.

Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (LANTAMAL) VII Kupang Brigjen TNI (Marinir) Kasirun Situmorang.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto, Dandim 1618/TTU Letkol Arm.Roni Junaidi, Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf. Hendra Saputra, Perwakilan PN Kefamenanu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten TTU dan Wakil Ketua II DPRD TTU, Yoseph Nube hadir dalam upacara yang digelar di halaman SDK Noepesu itu.

Hadir pula sejumlah pimpinan OPD dan Camat Miomafo Barat, Milikhior Tefa, masyarakat dan tokoh adat serta tokoh agama setempat.

Ruas jalan rabat beton di desa Noepesu yang dikerjakan dalam program TMMD ke 104. (Foto: Eman/VoxNTT).

Usai upacara bendera dilanjutkan dengan pembagian sembako bagi perwakilan masyarakat Desa Noepesu. Setelahnya, Komandan Lantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang meninjau lokasi proyek fisik TMMD ke 104.

Komandan Lantamal VII Kupang, Brigjen TNI (Marinir) Kasirun Situmorang kepada wartawan menjelaskan, penutupan TMMD serentak dilakukan di 50 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Penutupan kegiatan ini, jelas dia, dilakukan setelah kegiatan TMMD berjalan selama satu bulan.

“Perlu saya jelaskan bahwa, hari ini juga dilakukan penutupan kegiatan TMMD di seluruh Indonesia yang digelar di 50 kabupaten/kota,” jelas Brigjen Situmorang.

Ia berharap, proyek fisik berupa rehab dua ruangan kelas, pembangunan ruangan kelas baru dan rabat beton sepanjang 700 yang sudah selesai dikerjakan tersebut, dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Selain itu, ia juga berharap agar pemerintah desa dan masyarakat Noepesu dapat  menjaga dan merawat fasilitas yang sudah dikerjakan dalam program TMMD, sehingga bisa bertahan lama.

“Tadi saya lihat ada jalan (rabat beton) dari sungai yang kurang lebih sepanjang 400 meter, wah itu sangat membantu menurut saya. Dan dengan adanya sungai dan saluran kiri kanan, maka jalan itu bisa terawat dengan baik dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Terpisah, kepala desa Noepesu Yoseph Mamo saat diwawancarai VoxNtt.com menuturkan, dirinya sangat berterima kasih atas kegiatan TMMD yang sudah dilaksanakan di desa yang dipimpinnya itu.

Menurutnya, berkat adanya program TMMD, beberapa proyek fisik yang selama ini diusulkan oleh masyarakat untuk dikerjakan akhirnya bisa terjawab sudah.

“Saya bersyukur karena dengan adanya kegiatan ini, maka semua masalah yang berkaitan dengan kekurangan di bidang pendidikan dan infrastruktur akhirnya terjawab dan juga bisa mengatasi beberapa masalah, yang selama ini menjadi usulan yang diajukan oleh masyarakat kepada saya,” jelasnya.

Kades Mamo berjanji, bersama masyarakat akan senantiasa terus menjaga dan merawat fasilitas yang sudah dibangun tersebut, agar bisa digunakan dalam waktu yang lama dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Penulis:Eman Tabean

Editor: Boni J

Brigjen TNI (Marinir) Kasirun Situmorang TMMD TTU
Previous Article‘Advocatus Diaboli’ VoxNtt.com, Mengapa Kekuasaan Tersinggung?
Next Article PT IDK Disebut Sebagai Pembawa Malapetaka bagi Malaka

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.