Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Forum Peduli Tanah Ge Sebut BPN Mabar Bagian dari Sindikat Mafia
NTT NEWS

Forum Peduli Tanah Ge Sebut BPN Mabar Bagian dari Sindikat Mafia

By Redaksi10 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Forum peduli Tanah Ge menggelar aksi di depan kantor BPN Mabar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Puluhan masyarakat Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam Forum Peduli Tanah Ge menggelar aksi di depan kantor Badan Petanahan Nasional (BPN) setempat, Rabu (10/04/2019).

“Kami menilai BPN Mabar adalah bagian dari sindikat mafia tanah yang ada di Mabar,” pekik Yohanes Erlyanto, koordinator aksi di depan Kantor BPN.

Yanto mengatakan Labuan Bajo saat ini menjadi tujuan pariwisata dunia yang terkenal ke mana-mana, arus investasi barang, modal dan jasa berkembang dengan cepat. Hotel, restoran, resort, dan tempat hiburan wisata juga tumbuh dengan pesat.

Kebutuhan akan penyedian lahan pungkas Yanto, menjadi keharusan yang harus disajikan dalam waktu yang singkat.

Namun demikian, kata Yanto, ada muncul beragam masalah.

Saat ini untuk Labuan Bajo dan sekitarnya, masalah yang menjadi trending topik bagi para pelaku usaha dan investor adalah masalah agraria.

Itu seperti; kepemilikan tanah ganda, dokumen kepemilikan bodong, sengketa ulayat, sengketa tanah, sertifikat overlap, dan sertifikat ganda pada bidang yang sama.

“Banyaknya sertifikat yang dibatalkan oleh pengadilan, dugaan praktik syarat gratifikasi pada proses penerbitan sertifikat, pungli pada proses sertifikasi, dugaan perampasan tanah masayarakat kecil, kasus warkah yang bocor ke mana-mana, proses penebitan sertifikat yang lama dan pelayanan kantor BPN Kabupaten Manggarai Barat yang amburadul dan kacau balau,” tegas Yanto.

Massa aksi meminta agar BPN Mabar bertanggung jawab dalam persoalan tanah yang terjadi Manggarai Barat dan memecat beberapa oknum yang dinilai telah menjadi bagian dari sindikat mafia tanah.

Massa aksi diterima oleh KTU BPN Mabar Karolus Gepa di ruangan tunggu BPN Mabar. Saat menerima pernyataan sikap Karolus sempat naik pitam.

Karolus membantah adanya keterlibatan semua pegawai BPN dalam dugaan sindikat mafia tanah.

“Oknum tertentu saja om, jangan libatkan semuanya,” ungkap Karolus dengan nada tinggi.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Manggarai Barat
Previous ArticleBawaslu Segera Putuskan Nasib Seorang Caleg TTU
Next Article Awasi Pemilu 2019, Bawaslu TTU Gandeng 12 Elemen Masyarakat

Related Posts

Kejari Mabar Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp28 Miliar

8 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.