Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Breaking News: Bom Mortir Ditemukan 1 Km dari Jembatan Petuk Kupang
HEADLINE

Breaking News: Bom Mortir Ditemukan 1 Km dari Jembatan Petuk Kupang

By Redaksi26 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bom jenis mortir dengan panjang 1 M yang ditemukan di Desa Oeltua, Kabupaten Kupang, Jumat 26 April 2019 (Foto: Ronis/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT-Sebuah bom ditemukan di RT 24/RW 10, Desa Oeltua, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Jumat (26/04/2019) sekitar pukul 16.00 Wita.

Bom sepanjang kurang lebih satu meter itu berbentuk mirip lonceng gereja dan berjarak sekitar 1 Km dari jembatan Petuk.

AKBP Berta Hangge, Kapolsek Kupang Tengah kepada VoxNtt.com di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi keberadaan bom berjenis mortir tersebut dari Kapospol setempat.

“Laporannya saat sopir eksa gali tanah. Pas mau gali batu langsung muncul barang itu, dia kemudian lapor ke RT dan Kepala Desa,” jelasnya.

Berta juga menuturkan, pihak kepolisian dari Polres Kupang Kota masih meneliti apakah bom dengan berat kurang lebih 50 Kg tersebut masih aktif atau tidak.

Sementara Yusten Saiketu (35), sopir eksa yang menemukan bom tersebut, mengaku awalnya dia hendak menggali material untuk pembangunan jalan jalur 40.

“Saya gali batu. Saat itu barang itu muncul. Saya penasaran saya liat begini tutupannya masih ada. Saya kaget, ini bom ini,” tuturnya.

Saat itu juga, dirinya langsung menyampaikan ke RT dan kepala desa setempat.

Kepala Desa Oeltua, Daniel Mananek yang juga ada di lokasi kejadian menjelaskan, saat dirinya tiba di TKP pukul 17.00 Wita, warga sudah banyak yang kumpul untuk melihat.

“Menurut cerita nenek moyang saya. Di sini dulu ada 7 pos penjaga milik Belanda yang tugasnya menjaga Bandara. Tahun 1942, Jepang menyerangnya pakai bom. Barangkali ini sisa bom yang saat itu belum sempat meledak” tuturnya.

Ia menambahkan masyarakat atau pekerja harus berhati-hati karena kemungkinan masih ada bom lainnya.

Pantauan VoxNtt.com, pukul 19.00 Wita Tim Gegana dari Polres Kupang tiba di lokasi untuk mengamankan benda tersebut. Saat bom tersebut diangkut, pihak kepolisian mengamankan warga sejauh 1 Km.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Irvan K

Kabupaten Kupang
Previous ArticleMenkes Minta Petugas Kesehatan Beri Pelayanan Komprehensif
Next Article Mahasiswa Universitas Princeton Amerika Kunjungi Ngada

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.