Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tolak Wisata Halal, Pemprov NTT akan Lapor ke Jokowi
Regional NTT

Tolak Wisata Halal, Pemprov NTT akan Lapor ke Jokowi

By Redaksi4 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM saat menyampaikan arahannya dalam pembukaan kegiatan Musrembang Provinsi NTT Tahun 2019 (Foto: Humas Pemprov NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Pemerintah Provinsi NTT dengan tegas menyatakan penolakan terhadap konsep wisata halal di NTT.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM saat menyampaikan arahannya dalam pembukaan kegiatan Musrembang Provinsi NTT Tahun 2019.

“Terus terang kami berdua (Gubernur dan Wakil Gubernur,red) menolak dengan keras kebijakan dari pemerintah pusat yang memberikan wisata halal di NTT. Jangan samakan kami di NTT dengan daerah lain,” jelas Wagub pada pembukaan Musrembang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020 Provinsi NTT Tahun 2019 di Hotel Swiss Bellin, Sabtu, 4/5.

Di hadapan Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Dr. Tumpak Haposan Simanjuntak, Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Bidang Pemerataan dan Kewilayahan, Drs Oktoriadi, MA, PhD, para bupati/walikota se NTT, Wagub menyatakan akan melaporkan sikap resmi pemerintah Provinsi itu kepada Presiden Jokowi.

“Walaupun hal itu merupakan keputusan menteri, kami akan menolak. Bukan kami membangkang tapi kami harus sesuaikan dengan kondisi yang ada,” jelas Wagub.

Lebih lanjut Wagub menyatakan, NTT telah lama menerapkan semangat toleransi dengan sangat baik. Telah menerapkan apa yang dinamakan dalam Islam, Lakum Dinukum Waliyadin, Untukmu Agamamu dan Untukku Agamaku dalam semangat kebersamaan yang telah berakar.

Dalam semangat Kristiani, lanjut Nae Soi, dinyatakan dalam ungkapan Cintailah sesamu seperti dirimu sendiri.

“NTT sudah terapkan toleransi dogmatis dan toleransi civilius. Civilius itu yang Lakum Dinukum Waliyadin. NTT jangan dirusak. Jangan lagi, kita mulai merusak, merusak dengan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu,” pungkas Wagub Nae Soi.

Sumber: Siaran Pers Humas dan Protokol NTT

Kota Kupang Wisata Halal Yosef Nae Soi
Previous ArticlePertanyakan Hak, Karyawan Perusahan Milik Bupati Belu Di-PHK
Next Article Infografik: Prediksi Perolehan Suara dan Kursi Pileg DPR Dapil NTT 1

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.