Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Bupati Nagekeo Minta Kades Harus Transparan Kelola Anggaran
VOX DESA

Bupati Nagekeo Minta Kades Harus Transparan Kelola Anggaran

By Redaksi20 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Johanes Don Bosco Do saat membuka kegiatan dalam pendidikan dan pelatihan kepemimpinan kepala desa baru tingkat Kabupaten Nagekeo tahun anggaran 2019 di Hotel Sinar Kasih Mbay, Senin (20/5/2019). (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Bupat Nagekeo, Johanes Don Bosco Do meminta para kepala desa di kabupaten itu agar mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel. Manfaat dana desa, kata dia, harus bisa dirasakan oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Don saat membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan kepala desa baru tingkat Kabupaten Nagekeo di Hotel Sinar Kasih Mbay, Senin (20/05/2019).

Bupati Don mengatakan, kepala desa bertugas untuk mengelola dan mempertanggungjawabkan pengelolaan anggaran desa, baik yang bersumber dari pemerintah daerah setempat maupun dari pemerintah pusat.

“Jika sudah mengelola anggaran dana secara tepat, maka kepala desa tidak perlu takut dan ragu untuk menyusun program desa sebagaimana peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Menurutnya, kepala desa harus memahami bagaimana sistem pelaporan, sistem akuntabilitas, dan strategi menyusun rancangan anggaran dengan baik. Sehingga pengelolaan dana desa harus didasarkan pada prinsip-prinsip manajemen publik yang baik agar terhindar dari risiko penyimpangan, penyelewenangan, dan korupsi.

Bupati Don menilai, penggunaan dana desa telah menjadi sorotan masyarakat luas.

“Ini perlu menjadi perhatian serius bagi kepala desa dan aparatnya agar memahami dengan baik mekanisme dan prosedur pengelola dana desa, sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, tugas yang harus dilakukan kepala desa yaitu, melakukan konsolidasi dengan merangkul semua potensi desa.

Tidak hanya itu, para kepala desa juga harus betul-betul memahami peraturan perundang-undangan dan tata kelola pemerintahan desa agar tidak bermasalah dengan hukum.

”Diharapkan untuk menggali dan mengelola potensi desa agar bisa dikembangkan menjadi produk unggulan dan bisa mendorong peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di desanya masing-masing,” katanya.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Johanes Don Bosco Do Nagekeo
Previous ArticleGerakan People Power Bisa Merusak Tatanan Kehidupan Masyarakat
Next Article Pentingnya ‘Quick Wins’ dalam Menyongsong Perubahan NTT

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.