Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Derita Warga Topak Tanpa Jembatan Luput dari Perhatian Pemkab Manggarai
NTT NEWS

Derita Warga Topak Tanpa Jembatan Luput dari Perhatian Pemkab Manggarai

By Redaksi16 Juni 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga sedang mendorong sepeda motor di kali Wae Lawar (Foto: Pepy Kurniawan/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Warga mengeluhkan tak ada jembatan di kali Wae Lawar, penghubung Kampung Langke dan Topak, Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.

Derita warga tanpa infrastruktur penghubung antara dua kampung tersebut tampaknya luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai.

Baca Juga: Demi Pendidikan, Anak SD di Manggarai Rela Melawan Maut

Pasalnya, hingga kini jembatan di kali Wae Lawar tak kunjung dibangun Pemkab Manggarai. Akibatnya, kendaraan roda dua dan empat kesulitan untuk bisa melintasi jalur tersebut.

Pantauan VoxNtt.com, Minggu (16/06/2019), selain batu yang tidak terurai, luas jalan yang tersisa juga hanya sekitar 1 meter untuk bisa melintas. Ditambah lagi kondisi tanahnya sangat licin.

Salah satu warga Dusun Topak, Eduardus Abon mengaku kondisi itu sudah lama dialami oleh masyarakat.

Bahkan, kata dia, ketika musim hujan warga terpaksa harus menitipkan kendaraannya di seberang kali. Mereka harus berjalan kaki sekitar 1 KM menuju Kampung Topak.

“Sudah lama, sejak tahun 2016. Kalau musim hujan kami tidak bisa lewat karena arus sungai sangat deras,” ungkapnya saat ditemui VoxNtt.com di lokasi.

Menurut Eduardus, masyarakat selalu mengusulkan kepada pemerintah untuk membangun jembatan penghubung di kali Wae Lawar. Usulan itu, baik saat Musrenbangdes maupun Musrenbangcam.

Namun hingga kini usulan warga setempat tidak pernah direspon oleh Pemkab Manggarai.

Ia berharap agar pemerintah bisa merealisasikan usulan masyarakat Kampung Topak untuk membangun jembatan di kali Wae Lawar.

Sebab, itu merupakan satu-satunya jalan masuk menuju Kampung Topak yang mudah dilalui masyarakat.

“Kami sering usulkan itu, tapi sampai sekarang belum juga dibangun. Mudah-mudahan ke depan pemerintah ada perhatian untuk kami,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Golo Langkok Paskalis Jehadir mengaku prihatin dengan kondisi jalan tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya sudah tiga kali sejak tahun 2016 mengusulkan kepada Pemkab Manggarai untuk membangun jembatan di kali Wae Lawar.

Selama ini, kata Paskalis, Pemerintah Desa Golo Langkok dengan masyarakat kerap gotong royong untuk memperbaiki jalur tersebut. Tetapi perbaikan itu dinilai cuma-cuma karena tidak bertahan lama.

Ia mengaku Pemerintah Desa Golo Langkok hanya sebatas menyampaikan usulan masyarakat kepada Pemkab Manggarai.

Paskalis sendiri mengakui jembatan Wae Lawar sudah ada dalam sebaran proyek Pemkab Manggarai tahun 2019.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa jalan Lait-Tongke-Topak adalah jalan kabupaten. Memang benar yang sampaikan jalan tersebut sangat prihatin, saya cuma berharap agar pemda dapat meninjau langsung lokasi agar memperoleh data yang akurat dan Pemdes hanya sebatas usulan ke pemkab,” jelasnya kepada VoxNtt.com melalui pesan singkat.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Berikut foto-foto jalan di kali Wae Lawar

Warga sedang mendorong sepeda motor di kali Wae Lawar (Foto: Pepy Kurniawan/ Vox NTT)

 

 

Kampung Topak Manggarai
Previous ArticleKunjung ke Tapal Batas Matim dan Ngada, Ini Kata Gubernur NTT
Next Article Periksa Bupati Manggarai Terkait Hibah Tanah Reo, Gesar Apresiasi Langkah Kemendagri

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.