Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Polres TTU Buru Terduga Penganiaya
Regional NTT

Polres TTU Buru Terduga Penganiaya

By Redaksi22 Juni 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. (Foto: Eman/VoxNTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Aparat Kepolisian Resort Timor Tengah Utara (Polres TTU) memburu FM warga Desa Lokomea, Kecamatan Biboki Utara.

FM diduga sebagai pelaku pengrusakan dan penganiayaan terhadap Nikolaus Atitus (61), warga Desa Makun, Kecamatan Biboki Feotleu, Kamis(20/06/2019).

“Identitas pelaku sudah kita kantongi, sementara kita lakukan pengejaran,” jelas Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto di Mapolres, Jumat (21/06/2019).

AKBP Rishian menuturkan, saat ini pihaknya sementara intensif memeriksa pelapor, saksi dan korban.

Menurutnya, sesuai keterangan saksi, antara pelaku dan korban tidak ada masalah.

“Untuk motif pelaku melakukan tindakan tersebut masih kita dalami. Kita juga masih harus dengar dari pelaku, kira-kira motifnya apa,” tuturnya.

Informasi yang terhimpun menyebutkan, pada malam kejadian, sekitar pukul 18.30 wita, pelaku dan teman-temannya mencegat korban dan saksi serta pelapor saat melintasi Desa Lokomea menggunakan mobil truk DH 9606 EB.

Pelaku ketika itu menanyakan asal korban dan teman-temannya. Mendengar jawaban korban yang berasal dari Desa Kuluan dan Makun, pelaku langsung mengangkat batu dan melempari kaca mobil dan mengenai wajah korban.

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian wajah dan kaca mobil pecah.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

Rishian Krisna Budhiaswanto TTU
Previous ArticleDiduga Upah Belum Dibayar, Puluhan Warga Dusun Malapoma Tutup Jalan
Next Article Puisi-puisi Paul Ama Tukan

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.