Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga dan Pengunjung Keluhkan Sampah di Sepanjang Pantai Oesapa
Regional NTT

Warga dan Pengunjung Keluhkan Sampah di Sepanjang Pantai Oesapa

By Redaksi7 Januari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.com–Hampir seluruh bagian pantai Oesapa, Kota Kupang dipenuhi sampah yang berserakan di sepanjang pesisir pantai itu.

Pantauan VoxNtt.com, Jumaat (6/1/2016), tampak beberapa tempat sampah yang telah disediakan tidak digunakan untuk menampung sampah.

Foto: pemandangan sampah di pantai oesapa
Foto: pemandangan sampah di pantai oesapa

Padahal ada papan larangan membuang sampah sembarangan yang telah dibuat pemerintah Kota Kupang di beberapa titik yang biasa dipadati pengunjung.

Beberapa warga mengaku pemerintah setempat sudah mengadakan program pembersihan pantai, tetapi jarang dilakukan.

“Pemerintah Kelurahan di sini ( Kel.Oesapa) sudah melakukan program pembersihan pantai kaka, tapi jarang dilaksanakan, paling tunggu ana mahasiswa dong”, kata seorang warga yang tak mau disebutkan namanya.

Tak hanya warga, beberapa wisatawan yang juga berkunjung ke pantai tersebut mengeluhkan sampah-sampah plastik yang sangat mengganggu pemandangan pantai.

“Sebenarnya tadi ketong mo selfi di bawa sana kaka, tapi lia pantai kotor bagitu, jadi kotong son jadi sa”, kata sekelompok pengunjung yang menyebut dirinya dari komunitas FORBIT.

“Katong berharap pemerintah segera mengambil tindakan, mungkin juga mahasiswa dan juga sekolah-sekolah supaya datang bersih sampa dong di sini”tambah mereka. (SJ/VoN)

Foto Feature: Papan larangan membuang sampah sembarangan di pantai Oesapa

Kota Kupang
Previous ArticleSejumlah Tembok di Kota Ruteng Penuh dengan Coretan Liar
Next Article Masyarakat Mapitara Sebut Distribusi Bantuan ke Desa Tidak Tepat Sasaran

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.