Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Komodo dan Kura-Kura Leher Ular Segera Pulang ke “Rumah NTT”
HEADLINE

Komodo dan Kura-Kura Leher Ular Segera Pulang ke “Rumah NTT”

By Redaksi11 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala BBKSDA NTT, Timbul Batubara (Foto: Ronis. Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Sebanyak enam ekor Komodo selundupan yang berhasil diamankan Polda Jawa Timur beberapa waktu lalu akan dikembalikan ke habitat aslinya di Flores bagian utara pada senin 15 Juli tahun 2019.

Demikian disampaikan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, Timbul Batubara di kantornya Kamis 11 Juli 2019.

Menurut Timbul, 6 Komodo tersebut akan dilepaskan ke Pulau Ontoloe, Riung, didahului dengan habituasi di kandang. Berdasarkan penelitian DNA yang dilakukan LIPI habitat aslinya berasal dari Pulau Ontoloe.

“Kita pakai pesawat udara nantinya, karena dalam kandang menurut standar kesehatan hewat komodo itu harus kurang lebih 24 jam. Jalunya nanti melalui Jawa Timur-Bali-Labuan Bajo menggunakan pesawat lalu pakai jalan darat ke Reo hingga Riung”, kata dia.

Keberangkatan enam ekor Komodo selundupan itu dijadwalkan Senin 14 Juli dan 15 Juli 2019 siang tiba di Riung.

Kura-kura Leher Ular akan Dikembangkan Kembali di Rote

Selain Komodo, hewan khas asal Rote Ndao yakni kura-kura leher ular akan didatangkan dari Singapura untuk kembali dilepas di habitatnya. Untuk sementara sebanyak 26 ekor akan dibawa kembali ke Rote.

“Selama ini, di bawah ke luar Negeri untuk dikembangkan dan berhasil. Kita akan datangkan kembali ke Rote. Di daerah aslinya sudah punah. Untuk sementara masih dilakukan kelengkapan administrasi”, jelas Kepala Seksi Perencanaan, Pengawetan dan Perlindungan (P3), BBKSDA Provinsi NTT, Imanuel Ndun, Kamis 11 j=Juli 2019.

Lanjut Imanuel, tahun 2009 pernah dilakuan uji coba pelepasan dan kemudian dilakukan survei dari tahun 2011 hingga 2013. Hasilnya ternyata gagal.

“Diduga waktu dilepaskan itu usianya masih sangat kecil. Hasil riset kami menemukan ada predator pemangsa seperti ikan gabus besar. Bayi kura-kura tidak ditemukan lagi”, jelasnya.

Menurutnya, habitat asli kura-kura leher ular hanya ada di pulau Rote. Seluruh wilayah Rote dulunya terdapat hewan tersebut.

”Habitatnya air tawar. Selain faktor hewan pemangsa juga secara ekologis danau dangkal karena erosi tidak sampai musim hujan, sehingga spesies kura-kura leher ular tersebut punah”, sambungnya.

Soal waktu kedatangan spesies tersebut belum dipastikan namun BBKSDA akan melakukan upaya penataan ekosistem sosial terhadap 3 danau, untuk tahap awal.

Penataan tersebut akan membagi peran pemerintah dan masyarakat dengan menggunakan pendekatan kearifan lokal.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Irvan K

Kabupaten Kupang Komodo
Previous ArticlePancasila Mesti Hidup dalam Karakter Anak Bangsa
Next Article Tinjau Pulau Rinca, Jokowi Ingin Integrasikan Kawasan Pariwisata NTT

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Jika Kopi Manggarai Bisa Bicara di Meja Hotel Labuan Bajo

10 Agustus 2026

Pendirian Universitas Republik Indonesia- Kemasan Simbol Kekuasaan

10 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.