Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Basarnas Kupang Gelar Simulasi Penyelamatan Pengungsi Luar Negeri
Regional NTT

Basarnas Kupang Gelar Simulasi Penyelamatan Pengungsi Luar Negeri

By Redaksi1 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang, Emi Friezer saat memberikan keterangan pers di Kupang, Rabu 31 Juli 2019 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar simulasi pertolongan dan penyelamatan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut yang menimpa pengungsi luar negeri.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang Emi Friezer mengatakan, kegiatan simulasi ini adalah suatu kegiatan yang sangat penting menyamakan drag, menyamakan langkah, kemudian menyamakan prosedur pada saat penanganan.

“Simulasi ini adalah sebagai langkah awal dilakukan Basarnas Kupang dalam menghadapi kasus-kasus kecelakaan yang membahayakan manusia, khususnya bagi pengungsi dari luar negeri ketika berada di perairan NTT,” jelas Emi kepada wartawan di Kupang, Rabu (31/07/2019).

“Karena ini adalah kasus kecelakaan kapal tenggelam kemudian otomatis akan ada kondisi-kondisi yang bisa mengancam keselamatan jiwa,” lanjutnya.

Kegiatan simulasi itu kata dia, melibatkan potensi SAR dari TNI AL, Kepolisian, KSOP, Imigrasi Kupang guna mengetahui bagaimana Basarnas menangani berbagai tahapan penanganan.

“Tidak hanya Basarnas, tidak hanya TNI, dan tidak hanya Polri tetapi juga kehadiran Pemda dan juga ada kehadiran NJIO terutama yang mengurusin masalah warga Negara asing yang berorientasi ke suatu Negara yang terkait dengan pencari suaka,” katanya.

Pihak Basarnas juga bekerja sama dengan unit-unit pelaksana kesehatan dalam kegiatan simulasi ini.

Itu seperti dari kesehatan pelabuhan dan rumah sakit Angkatan Laut (AL). Kemudian rumah sakit Angkatan Udara (AU).

Kegiatan itu kata Emi, untuk menyamakan persepsi dari OSP masing-masing.

” Dan kami bersyukur dari hasil evaluasi tadi, memang kalau bergerak bersama ini pasti ada kendala-kendala yang kita temui. Tapi kendala-kendala ini yang kita coba sinergikan. Kita cari solusinya. Sehingga pada saat di kemudian hari kita temukan kasus yang sama. Kita sudah tahu permasalahannya apa. Itu kita cari untuk bisa optimalkan,” pungkasnya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Baca Juga: Basarnas Kupang Gelar Pelatihan Pertolongan di Bangunan Runtuh

 

Basarnas Kupang Kota Kupang
Previous ArticleBerseteru dengan Bupati Deno, Ahang Jadi Tersangka
Next Article RKPDes Siru Mabar Tahun 2020 Mulai Dibahas

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.