Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemuda Katolik Manggarai Minta DPRD Terpilih untuk Kerja Maksimal
Regional NTT

Pemuda Katolik Manggarai Minta DPRD Terpilih untuk Kerja Maksimal

By Redaksi2 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aleks Apri Kulas, Ketua Pemuda Katolik Komcab Manggarai. (Foto: Pepy Kurniawan/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng,  Vox NTT – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Manggarai meminta agar fungsi politik anggota DPRD harus lebih nyata di lapangan, bukan pada administrasi.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pemuda Katolik Komcab Manggarai Aleks Apri Kulas pasca pelantikan 35 anggota DPRD Manggarai periode 2019-2024, Senin (02/09/2019).

Menurut Apri,  banyak hal yang menjadi pekerjaan dari anggota DPRD periode 2019-2024 ke depannya.

Pertama,  Legislasi. Kata dia, program legislasi harus dimulai dari awal. Anggota DPRD yang dilantik harus memiliki daftar atau listing tentang beberapa legislasi yang harus dibuat.

“Apakah itu nanti diusul eksekutif ataukah usul inisiatif.  Masih terlalu banyak hal yang masih harus diatur dalam bentuk Perda,” katanya kepada VoxNtt.com, Senin siang.

Kedua, Anggaran. Apri mengatakan, anggota dewan yang dilantik pada tahun 2019 ini memiliki peran yang strategis dalam menentukan nasib rakyat di Manggarai ke depannya.

Sebab, momentumnya bertepatan dengan evaluasi kepemimpinan lima tahunan.

Sehingga lanjut dia, membutuhkan kemampuan lebih untuk melihat secara obyektif apa yang sudah terjadi. Itu terutama bagaimana anggaran yang dialokasikan dalam satu periode kepemimpinan bisa menyejahterakan rakyat Manggarai.

“Mau tidak mau,  evaluasi dilaksanakan demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Manggarai. Tetapi, untuk tujuan itu,  tidak hanya anggota dewan yang berperan, partai politik sebagai lembaga politik harus lebih berperan sebagai lembaga yang menyuarakan aspirasi politik,” ujar alumni PMKRI Cabang Kupang itu.

Ketiga, Pengawasan. Dikatakan, di tengah-tengah informasi adanya pengakuan terhadap Pemkab Manggarai seperti mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan sebagai kabupaten yang sudah keluar dari daerah tertinggal. Sementara,  ada fakta-fakta lain bahwa rakyat teriak di mana-mana soal infrastruktur yang rusak.

Sehingga ia meminta agar lembaga DPRD khususnya anggota dewan harus mampu melihat benang merah antara realita yang terjadi dengan beberapa prestasi yang dicapai.

“Pengawasan lembaga dewan jangan hanya sebatas administrasi belaka,  harus berdasarkan fakta-fakra lapangan,” tutup mantan politisi PAN itu.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

DPRD Manggarai Manggarai Pemuda Katolik
Previous ArticleTerkait Dugaan Malpraktik, Pemkab TTU Segera Panggil Manajemen RS Leona
Next Article BUMDes Karya Maju Budi Daya Ikan Air Tawar

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.