Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemprov Ajukan Pinjaman Dana 900 Miliar ke Bank NTT
NTT NEWS

Pemprov Ajukan Pinjaman Dana 900 Miliar ke Bank NTT

By Redaksi5 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Zakarius Moruk usai diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Selasa, 5 November 2019 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajukan pinjaman dana sebesar Rp 900 Miliar ke Bank NTT.

Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Zakarius Moruk mengatakan pinjaman dana sebesar Rp 900 Miliar itu untuk membangun jalan provinsi di tahun 2020 mendatang.

“Pinjaman dana ke Bank NTT kami sudah mengajukan ke DRPD NTT. Dan DPRD memberikan pandangan melalui pemandangan fraksi. Prinsipnya mereka memberikan catatan,” kata Moruk kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (05/11/2019).

Catatan-catatan itu kata dia, salah satunya harus diperhitungkan secara baik-baik.

Ia mengatakan pinjaman itu sebesar 900 Miliar dan akan dikembalikan selama 3 tahun.

“Kalau kita kembalikan waktu tiga tahun pas. Karena setiap tahun itu kita menganggarkan 500 miliar untuk jalan,” ujarnya.

Untuk pembangunan jalan jelas dia, dimulai tahun 2020 dan selesai di 2021 mendatang.

Ia mengatakan dana 900 Miliar itu dimasukkan ke APBD dan dialokasikan untuk infrastruktur jalan.

“Itu khusus jalan saja. Dari tahun 2020 sampai 2021 sisanya di 2022,” ungkapnya.

Target dari 900 Miliar itu jelas dia, 100 KM di seluruh wilayah NTT.

“Itu untuk jalan provinsi. Yang paling terpenting adalah membuka akses. Baik di Pulau Timor, Sumba maupun di Flores,” tandasnya.

Desain perencanaan tambah dia, sudah di grand design jalan provinsi yang mau dikerjakan pada tahun 2020 sampai 2022.

“Semua akses jalan provinsi di tahun 2022 sudah terbuka. Ini kebijakan bapak Gubernur yang luar biasanya,” tuturnya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Pemprov NTT
Previous ArticleKadis Sosial Malaka: Jangan Menyunat Bantuan Masyarakat
Next Article NasDem NTT Dukung Surya Paloh Jadi Ketua Umum

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.