Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»GMNI Kupang Desak Gubernur Viktor dan Polda NTT Usut Tambang Ilegal di Mausui
NTT NEWS

GMNI Kupang Desak Gubernur Viktor dan Polda NTT Usut Tambang Ilegal di Mausui

By Redaksi17 November 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua GMNI Kupang, Sukario Banta saat diwawancarai sejumlah awak media (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kupang mendesak Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Polda NTT untuk mengusut tambang ilegal di padang Mausui, Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba.

“Kami minta tangkap dan adili semua pihak yang terlibat sesuai Undang-undang yang berlaku,” tegas ketua GMNI Kupang Sukario Banta kepada VoxNtt.com, Minggu (17/11/2019) siang.

Apalagi jelas Sukario, saat masa kampanye Viktor Bungtilu Laiskodat dan Yoseph Nae Soi (Viktory-Joss), sangat getol untuk melakukan moratorium pertambangan mineral dan batubara di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pernyataan itu juga aku dia, sudah ditegaskan ketika keduanya dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih untuk periode 2018-2023 beberapa waktu lalu.

Lokasi pertambangan di Padang Mausui Matim., saat diabadikan Sabtu (02/11/2019). (Foto: Sandry/Vox NTT).

“Waktu itu kan dia bilang tambang bukan pilihan yang baik untuk tingkatkan ekonomi rakyat NTT,” ujar Sukario mengulangi kata Gubernur Viktor beberapa waktu silam.

Menurutnya, ini adalah momen di mana keduanya membuktikan kepada masyarakat NTT untuk melakukan moratorium tambang sesuai janji kampanye beberapa waktu lalu.

Bupati Agas Diduga Jadi Dalang

GMNI juga menilai Bupati Manggarai Timur (Matim) Agas Andreas diduga kuat dalang di balik eksploitasi tambang ilegal di padang itu.

“Kami menduga tambang ilegal di Mausui itu di-backing penuh oleh Bupati Manggarai Timur Andreas Agas,” ujarnya.

Dugaan itu papar Sukario, bermula ketika pemilik lahan, Gaspar Jala mengakui adanya keterlibatan Agas Andreas sebagai otak di balik tambang ilegal di padang itu.

Kendati tudingan Gaspar sempat dibantah oleh Bupati Agas, namun kata alumni Universitas Nusa Cendana Kupang itu, bantahan tersebut terkesan berjalan di tempat.

“Tidak ada tindak lanjut. Kalau bantahan Ande Agas itu benar adanya, maka sebagai Bupati harusnya mengambil langkah tegas kepada pihak yang mencatut namanya,” ujarnya.

“Kalau pun Ande juga membantah bahwa tidak memberi izin tambang, itu sama halnya dia menuding pemerintah provinsi yang melegalkan tambang ilegal itu beroperasi,” tambah pria yang kerap disapa Rio itu.

Sementara kata dia, pernyataan Kepala Seksi Minerba Manggarai Raya, Andre Kantus jelas bahwa aktivitas tambang di padang Mausui tidak mengantongi izin.

“Harusnya Ande Agas mengambil langkah tegas terhadap pelaku tambang ilegal di wilayahnya. Bukannya membiarkan begitu saja. Atas dasar inilah maka kami menduga kontraktor tambang di padang Mausui itu di-backing penuh oleh Andreas Agas,” katanya.

Sebelumnya Kepala Seksi Minerba Manggarai, Andre Kantus menjelaskan perintah Undang-undang Minerba Nomor 4, semua aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) harus ditertibkan.

“Tetap kami berkoordinasi dengan kabupaten setempat, sehingga tidak terulang terus menerus kegiatan PETI itu,” ujarnya kepada VoxNtt.com, belum lama ini.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

GMNI GMNI Kupang Manggarai Timur Matim
Previous Article37 Anggota Baru HMPCK Ikut MPAB di Kupang
Next Article DPRD Ende Pesimistis dengan Pencapaian Pembangunan Kolam Air Mancur

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.