Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Anggota DPRD TTS Minta Dishub Tata Parkiran
Regional NTT

Anggota DPRD TTS Minta Dishub Tata Parkiran

By Redaksi27 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Prihatin dengan kondisi lalu lintas dan penataan parkiran yang amburadul di Kota SoE, anggota DPRD TTS Marten Tualaka turun melakukan pantauan langsung, Selasa (26/11/2019) pagi. (Foto: Long/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT-Arus lalu lintas yang makin ramai dan padat saat jam tertentu di Kota SoE, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan sekitarnya, mulai meresahkan.

Pasalnya, beberapa jalan utama di Kota SoE sering macet disebabkan kurangnya perhatian dalam penataan parkiran.

Kondisi demikian, memantik aksi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) TTS, Marten Tualaka.

Marten pun langsung memantau kondisi lalu lintas di Kompleks Pertokoan, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Oebesa, Kota SoE, Selasa (26/11/2019) pagi.

Saat diwawancarai di lokasi, Marten Tualaka mengakui hal yang dikeluhkan masyarakat dalam WhatsApp Group (WAG) VoxNtt.com TTS terkait penataan lalu lintas adalah benar terjadi.

“Saya berdiri sejak pagi pukul 07.00 Wita dan coba pantau. Ternyata mulai pukul 08.00 Wita, mulai macet. Ini disebabkan karena banyak kendaraan roda empat yang parkir di badan jalan bukan di area parkiran. Apalagi di daerah pertokoan di Pertanahan. Banyak travel maupun mobil angkutan pedesaan yang “ngetem” di sini. Padahal terminal angkutan pedesaan baru saja selesai perbaiki,” ujar Marten yang juga Ketua DPC Partai Hanura TTS ini.

Kondisi demikian, menurut Marten Tualaka, butuh peran aktif Dinas Perhubungan Kabupaten TTS.

“Terminal angkutan pedesaan, baru saja diperbaiki dengan anggaran yang tidak sedikit. Maka harus dimanfaatkan. Jangan sampai Pemkab hanya terkesan menghamburkan anggaran untuk pembangunan namun tidak ada dampak apa pun,” tandasnya.

Dia juga meminta agar Dinas Perhubungan TTS, bisa mengarahkan semua mobil angkutan pedesaan masuk ke lokasi terminal.

Dengan demikian, lanjutnya, tidak ada lagi terminal bayangan di pingggiran jalan yang kerap ikut memicu kemacetan dan amburadulnya lalu lintas.

“Pengelolaan parkiran juga jangan hanya di Pasar Inpres. Dinas bisa melihat lokasi-lokasi pusat perbelanjaan lain sebagai sebagai peluang mendongkrak PAD TTS. Bahkan bisa saja, pengelolaan parkiran diserahkan kepada swasta itu akan lebih berdampak pada pendapatan masyarakat sekitar,” paparnya.

Penulis: Long
Editor: Ardy Abba

Dishub TTS DPRD TTS TTS
Previous ArticlePerangi Sampah, Bhayangkari NTT Gelar Bakti Sosial di Pulau Komodo
Next Article Kedaulatan NKRI di Perbatasan RI-RDTL Tanggung Jawab Bersama

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.