Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Meski Tampak Bonafide dan Besar, Waigete Abadi Mengupah Pekerja Jauh di Bawah UMP
NTT NEWS

Meski Tampak Bonafide dan Besar, Waigete Abadi Mengupah Pekerja Jauh di Bawah UMP

By Redaksi27 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi pengisapan tenaga kerja oleh pengusaha
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Perusahaan Jasa Kontruksi Waigete Abadi di Maumere Kabupaten Sikka sampai dengan saat ini mengupah pekerja jauh di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP). Padahal, Waigete Abadi merupakan perusahaan jasa kontruksi yang terbilang bonafide dan besar di Maumere.

Setiap tahunnya, perusahaan yang berkantor di Jl. Nairoa, Bolawolon, Kecamatan Kangae, Sikka tersebut mengerjakan lebih dari proyek APBD maupun APBN. Nilainya mencapai miliaran rupiah. Secara kasat mata asetnya pun terbilang besar dengan puluhan dump truck, tangki air dan alat berat.

Meski demikian, kondisi perusahaan berbanding terbalik dengan kondisi pekerja.

Keluhan soal kesejahteraan pekerja ini disampaikan oleh 4 sopir. Mereka adalah Fransiskus Soa (60), Pance Reynaldo Mitak Sino (39), Yohanes Helibertus (41) dan Yohanes Florianus (31).

Fransiskus dan Pance telah bekerja selama 3 tahun. Sedangkan, Helibertus telah bekerja selama 4 tahun dan Florianus telah bekerja selama 7 tahun.

“Selama ini kami diberi gaji Rp 1 juta sampai Rp 1,1 juta. Tidak tentu kadang Rp 1 juta kadang ditambahkan Rp 100.000,” terang Helibertus kepada VoxNtt.com di Kantor Nakertrans Sikka, Selasa (26/11/2019).

Sebenarnya ada pula tunjangan tidak tetap sebesar Rp 150.000 per Minggu, namun hanya tiga kali diberikan.

“Dulu ada uang mingguan Rp 150.000 yang diberikan setiap hari Senin tetapi kami hanya sempat terima tiga kali lalu berhenti,” ungkap Fransiskus Soa.

Upah sebesar Rp 1.000.000 atau pun Rp 1.100.000 masih jauh di bawah UMP. Padahal, sejak tahun 2014 UMP NTT sudah lebih dari Rp 1.400.000. UMP NTT terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Tahun 2019 posisi UMP NTT adalah sebesar Rp 1.799.000.

Perlu diketahui, terdapat kurang lebih 20 orang lebih sopir dan operator yang selama ini dipekerjakan Waigete Abadi.

Waigete Abadi memiliki perusahaan kembar yakni PT Wailaku Abadi. Para pekerja dipekerjakan pada proyek-proyek yang dikelola kedua perusahaan.

Sementara itu, terkait keluhan pekerjanya, pihak Waigete Abadi yang dihubungi VoxNtt.com belum memberikan tanggapan.

VoxNtt.com telah berusaha menghubungi Yohanes Susilo selaku pemilik Waigete Abadi melalui telepon maupun SMS, namun belum mendapatkan jawaban.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

Sikka
Previous ArticleKedaulatan NKRI di Perbatasan RI-RDTL Tanggung Jawab Bersama
Next Article Etika Emas dan Radikalisme

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.