Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Pemdes Namangkewa Bekali Anak Muda untuk Buka Usaha Pangkas Rambut
VOX DESA

Pemdes Namangkewa Bekali Anak Muda untuk Buka Usaha Pangkas Rambut

By Redaksi6 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anak-anak muda Desa Namangkewa sedang berlatih memangkas rambut peserta pelatihan (Foto: Are De Peskim/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Pemerintah Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur mendorong pemuda setempat untuk membuka usaha. Salah satunya dengan membekali mereka untuk membuka usaha pangkas rambut.

Tujuannya agar anak-anak muda Namangkewa bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri.

Langkah tersebut diawali dengan menggelar pelatihan pangkas rambut pada Sabtu (04/01/2020) lalu di Kantor Desa Namangkewa.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 25 pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Namangkewa.

Menurut Kepala Desa Namangkewa, Nikolaus Nong Bale, usaha jasa pangkas rambut tepat bagi anak-anak muda Namangkewa. Selain modalnya kecil, mereka bisa memanfaatkan potensi yang ada di sekitar desa atau tempat tinggal.

“Pada dasarnya mereka sudah punya keterampilan memangkas rambut. Hanya saja anak-anak ini perlu dibekali bagaimana menggunakan alat pangkas selain gunting,” terangnya kepada VoxNtt.com di ruangan kerjanya, Senin (06/01/2020).

Tidak hanya dilatih teknik pemangkasan, mereka juga akan dibekali dengan alat pangkas.

“Setelah pelatihan kita akan berikan bantuan alat pangkas ke masing-masing peserta,” terangnya.

Selanjutnya, para pemuda tersebut diimbau agar membentuk kelompok kerja per dusun untuk memulai usaha. Pemdes sendiri akan terus memantau perkembangan kelompok-kelompok usaha tersebut.

Pelatihan ini dibiayai dengan Dana Desa tahun anggaran 2019 sebesar kurang lebih Rp 25 juta.

Pemdes Namamgkewa menghadirkan Agustinus dan Agnes Alfrida, sebagai instruktur. Keduanya adalah sepasang suami istri yang selama ini membuka usaha pangkas rambut dan salon kecantikan di Desa Wairkoja.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

Desa Namangkewa Sikka
Previous ArticleHabiskan Dana 3 Miliar Lebih, Begini Kondisi Proyek Jalan Lingkar Luar Kota Borong
Next Article Tes CPNS di TTU Digelar Februari

Related Posts

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Manusia dalam Babel Digital

13 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.