Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dua Pegawai Puskesmas Nangalili Tersengat Arus Listrik
Regional NTT

Dua Pegawai Puskesmas Nangalili Tersengat Arus Listrik

By Redaksi10 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Benediktus Jonta (42) dan Rinto (33), dua pegawai Puskesmas Nangalili, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) tersengat arus listrik, Kamis (09/01/2020).

Hans Jeragan salah satu pegawai Puskesmas Nangalili mengisahkan, kedua temannya itu tersengat arus listrik saat hendak memperbaiki tiang bendera.

“Sebelum apel, om Benediktus lihat tali tiang bendera terlepas. Lalu om Benediktus angkat tiang bendera untuk perbaiki talinya. Kami apel tanpa menaikan bendera. Usai apel Om Benediktus dan Rinto lanjut memperbaiki tiang bendera. Saat tiang bendera diangkat, tiang bendera bersentuhan langsung dengan kabel utama PLN yang menyebabkan Om Benediktus dan Rinto kesetrum dan langsung terpental hingga 2 meter,” kisah Hans kepada VoxNtt.com, Jumat (10/01/2020).

Akibat kejadian itu, Benediktus mengalami luka di kedua lengannya. Kemudian di paha, dada, dan punggung.

Sementara Rinto kata Hans, mengalami luka paling parah yaitu di leher, tangan bagian kanan, dari punggung hingga telapak tangan, dan pinggang bagian kanan hingga kaki.

“Hari ini rencananya jam 1 Rinto akan dioperasi pada bagian tenggorakannya di Rumah Sakit Siloam (Labuan Bajo), sementara om Benediktus dirawat di Puskesmas Nangalili,” tutup Hans.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Kapolsek Lembor belum berhasil dikonfirmasi seputar insiden tersebut. VoxNtt.com sudah mencoba menghubunginya melalui sambungan WhatsApp, namun pesan konfirmasi belum dibaca.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleBupati Malaka Minta Polisi Cegah Korupsi
Next Article Polisi Gelar Penanaman Pohon di Mapolres Ende

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.