Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Gedung Pasar Rakyat Rana Loba Sepi Penjual
Ekbis

Gedung Pasar Rakyat Rana Loba Sepi Penjual

By Redaksi7 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gedung pasar rakyat Rana Loba Borong tampak sepi penjual (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Gedung pasar Rakyat Rana Loba, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) masih sepi dari aktivitas jual beli.

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (07/02/2020) pagi, tampak banyak pedagang masih memilih berjualan di luar gedung yang dibangun sejak 2018 lalu itu.

Kendati demikian, berbeda dengan Lusia Namut dan Habiba H Ismail. Keduanya tetap memilih untuk berjualan di gedung pasar itu.

Kepada VoxNtt.com Lusia mengaku pasrah, walau penghasilan per hari yang dia peroleh sangat berbeda dengan sebelumnya.

“Ketika dulu masih banyak yang berjualan di dalam gedung saya setiap hari bisa dapat Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000. Sekarang untuk Rp 100.000 saja sangat susah,” keluhnya.

Dia juga berharap agar para pedagang kembali berjualan di tempat yang sudah disiapkan oleh Pemda Manggarai Timur.

Sementara Habiba menuturkan sebelum gedung pasar itu dibangun, sudah ada kesepakatan dengan para pedagang. Namun, dirinya tidak mengetahui mengapa para pedagang lebih memilih berjualan di luar gedung.

Diakuinya gedung pasar itu sudah lebih dari setahun tidak dimanfaatkan oleh para pedagang.

“Kasihan kan gedung pasar ini tidak dimanfaatkan. Padahal ini kemauan bersama. Saya berharap ini bisa diperhatikan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Fransiskus Petrus Sina menjelaskan gedung pasar tersebut baru selesai direhab.

“Kita ikut permintaan pedagang kemarin untuk pembuatan plafon. Karena menurut mereka panas. Kita masih upayakan mereka masuk lagi,” katanya.

Kadis Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Matim, Fransiskus Petrus Sina (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)

Kendati demikian jelas pria yang kerap disapa Frans Malas itu, upaya itu akan dilakukan ketika pemeriksaan fisik oleh Inspektorat Matim selesai dilakukan.

“Karena takutnya nanti kalau mereka sudah di dalam tiba-tiba kerusakan-kerusakan fisik, nanti yang tanggung jawab kan kami. Makanya kita tunggu dulu sampai pemeriksaan selesai,” imbuhnya.

“Memang yang jual di luar gedung mereka pernah berjualan di dalam gedung. Tetapi kita akan tetap upayakan,” tambahnya.

Dia juga mengatakan ke depan pemerintah daerah akan berupaya secara optimal agar para pedagang kembali berjualan di dalam gedung.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticlePena Batas Beri Pelatihan Jurnalistik Bagi Siswa SMA
Next Article Kantor Baru Dinkes TTU Resmi Digunakan

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.