Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum
HUKUM DAN KEAMANAN

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

By Redaksi23 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jefrin Haryanto (Foto: Instagram @jefrinharyanto)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Manggarai Timur, Jefrin Haryanto, diharapkan dapat segera berlanjut ke ranah hukum.

Harapan itu disampaikan mantan pejabat di Manggarai Timur, Agus Kabur, yang mempertanyakan perkembangan penanganan kasus berdasarkan temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Manggarai Timur tersebut.

Menurut Agus, publik masih menantikan hasil audit Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur untuk memastikan tindak lanjut kasus dugaan korupsi itu.

“Sudah sampai dimana perkembangannya. Saya pikir kemarin sudah ada tersangkanya. Yah kalau begitu saya berharap kasusnya bisa sampai ke ranah hukum, lembaga penegak hukum harus segera menyelidikinya,” ungkap Agus saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Sabtu, 23 Mei 2026.

Berdasarkan hasil temuan Pansus DPRD, pengelolaan anggaran yang bersumber dari APBD II Manggarai Timur di DP3AKB diduga tidak berjalan secara transparan dan akuntabel.

Sejumlah program dan kegiatan pada instansi yang saat itu dipimpin Jefrin Haryanto diduga bermasalah mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan.

Beberapa item belanja juga disebut tidak sesuai dengan realisasi di lapangan. Selain itu, muncul dugaan praktik mark-up anggaran dalam sejumlah kegiatan.

Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur disebut telah menindaklanjuti temuan tersebut dengan memeriksa Jefrin Haryanto, bendahara, serta sejumlah pihak lainnya.

Agus Kabur berharap aparat penegak hukum segera berkoordinasi dengan Inspektorat agar kasus tersebut dapat segera ditindaklanjuti demi penegakan hukum yang transparan.

“Inspektorat itu bukan lembaga yang bisa proses hukum orang, yang punya wewenang itu lembaga penegak hukum seperti kepolisian atau kejaksaan. Yah saya berharap pihak penegak hukum segera ambil ini lalu periksa dan tetapkan tersangkanya,” tutur pensiunan eselon II Kabupaten Manggarai Timur itu.

Secara terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Manggarai, Cakra Perwira, mengatakan kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur.

Menurut dia, Kejaksaan Negeri Manggarai terus berkoordinasi dengan Inspektorat untuk melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

“Kasusnya sedang ditangani Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur. Ke depan kami saling berkoordinasi dan saling mendukung,” ungkap Cakra.

Meski kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan, Jefrin Haryanto kini tidak lagi bertugas di Kabupaten Manggarai Timur. Ia telah dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai.

Penulis: Berto Davids

Agus Kabur DP3AKB Matim Jefrin Haryanto Manggarai Timur Matim
Previous ArticleHery Nabit Tak Perlu ‘Baper’
Next Article Roh Kudus: Hadir dalam Semua, Sering Dilupakan, tapi Membuat Segalanya Diingat

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Bambang Nurdiansyah Sampaikan Hak Jawab, Bantah Terima Dana dari PT Waskita Karya

11 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026
Terkini

Manusia dalam Babel Digital

13 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.