Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Gampar dan Jeramun Adu Jotos, Pengamat: Mereka Tidak Layak Jadi Pejabat Publik
NTT NEWS

Gampar dan Jeramun Adu Jotos, Pengamat: Mereka Tidak Layak Jadi Pejabat Publik

By Redaksi5 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompi) Daerah Manggarai Barat Florianus Riyan Gampar saling adu jotos dengan Kabag Organisasi, Paulus Jeramun, Rabu (04/03/2020).

Informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi di depan ruangan Prokompi Daerah Mabar sekitar pukul 13.00 Wita.

Gampar bahkan sempat jatuh setelah terjadi baku pukul. Sementara Jeramun mendapat pukulan dari Gampar dan mengenai bagian wajah yang membuat luka pada bagian bibir.

Menanggapi kejadian tersebut, pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe menilai kedua Kabag tersebut tidak layak menjadi pejabat publik.

“Saya pikir begini, tidak ada alasan pembenaran bagi keduanya terlepas siapa yang benar dan salah, tapi perbuatan keduanya itu sungguh tidak patut sebagai pejabat publik apalagi mereka lakukan di Kantor Bupati,” ujar Ramses saat dihubungi VoxNtt.com, Rabu (04/03/2020).

Dia menyebut perbuatan Gampar dan Jeramun tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

“Mereka itukan pelayan masyarakat. Kalau mereka sebagai pejabat saja tidak bisa menyelesaikan masalah dengan dialog, bagaimana mungkin mereka bisa urus masyarakat,” sindir Ramses.

Ia pun meminta publik jangan terkecoh bahwa karena mereka manusia, maka tidak lepas dari emosional.

Menurut dia, itu pernyataan pembenaran. Seharusnya sebagai pejabat, keduanya harus berusaha untuk menanamkan contoh baik pada masyarakat.

Karena itu kata dia, Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula sebagai pimpinan, harus memberi sanksi berat berupa dinonjobkan keduanya agar ada efek jera bagi yang lain.

“Apalagi sekarang sudah masuk di media nasional dan viral di mana-mana, maka harus diberi sanksi tegas,” ujar Ramses.

Ia juga meminta agar kedua pihak, baik Jeramun dan Gampar untuk berdamai.

“Ya, keduanya harus berdamai tapi sebaiknya proses ini dilakukan oleh BKD sekaligus proses pembinaan sebagai ASN,” lanjutnya.

Ramses kemudian meminta agar Gampar dan Jeramun menyampaikan permohonan maaf ke publik dan masyarakat Manggarai Barat karena apa yang mereka lakukan itu telah menjadi konsumsi publik.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleUpdate DBD Sikka; 1085 Kasus dengan 11 Kematian, 130-an Dirawat, Dana Miliaran Ludes
Next Article 50 Peserta Ikut Pelatihan Water Rescue di Labuan Bajo

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.